PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Purbalingga bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Purbalingga mendirikan Rumah Mualaf pertama di Banyumas Raya.
Pendirian Rumah Mualaf merupakan upaya MUI Purbalingga untuk memberikan bimbingan dan pembinaan bagi mualaf di Purbalingga. Ini sebagai ruang bagi mualaf untuk mendapatkan pelayanan dan pendampingan hukum, sosial, keagaaman hingga perekonomian.
"Mualaf pasti ada persoalan, ada persoalan ekonomi, ada persoalan sosial, ada persoalan hukum sehingga ini menjadi tanggungjawab kita bersama untuk memberikan pendampingan kepada mereka, jangan sampai merasa diabaikan dan menyesali keputusannya" jelas Ketua MUI Purbalingga Roghib Abdurrahman
Roghib mengatakan, saat ini sudah ada lembaga yang mewadahi mualaf di Purbalingga yaitu Forum Komunikasi Mualaf Purbalingga (FKMP) serta Mualaf Centre Aisyiyah (MCA) yang berada di Kecamatan Purbalingga dan Kecamatan Mrebet.
"Lembaga yang sudah ada ini akan dikoordinasikan menjadi satu di bawah Rumah Mualaf, koordinasi mualaf yang selama ini tercecer akan bisa terpusat di Rumah Mualaf. Saat ini ada 73 mualaf yang terdata di FKMP dan MCA, dan saya yakin masih banyak mualaf yang belum terdata,” katanya.
Sekretaris Mualaf Center Jawa Tengah, Multazam Ahmad menyampaikan seorang mualaf memerlukan pendampingan secara berkelanjutan. Selama pendampingan mereka akan mendapat bimbingan tentang akidah, hukum, sampai ekonomi.
“Seorang mualaf juga bisa mengalami efek sosial dan ekonomi akibat berpindah agama. Oleh sebab itu program ini dibutuhkan. Jadi, ketika mereka mengalami kesulitan, bisa dibantu melalui rumah mualaf,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
WIND UP: The Movie Membuktikan Olahraga Bukan tentang Kemenangan Semata
-
3 Serum Wardah untuk Kulit Kering dan Kusam yang Cocok Dipakai Sehari-hari
-
UMKM Antre Ajukan KUR Perumahan, Kuota Dinaikkan Jadi Rp50 Triliun
-
Modus Terbongkar! Bea Cukai Gagalkan Ekspor 3,4 Ton Merkuri Disamarkan Keramik Senilai Rp17,5 Miliar
-
PHK Ribuan Pekerja Garmen di Jateng Akibat Turunnya Ekspor
-
Dedikasi Mantri BRI di Kepulauan Talaud, Hadir Dampingi UMKM dan Perkuat Ekonomi Masyarakat
-
Jatim Media Summit 2026: AI Disebut Jadi "Jalan Pulang" Jurnalisme
-
DPR Kini Jadi 'Tukang Stempel' Pemerintah, Bukan Wakil Rakyat
-
'Saya Kasihan' Prabowo Larang Gubernur Mobilisasi Warga untuk Sambut Dirinya
-
Jurnalis-Masyarakat Sipil di Medan Desak Prabowo Minta Maaf Soal Londo Ireng