PURWOKERTO SUARA.COM, PURBALINGGA - Lima orang komplotan pencuri lintas provinsi asal Jawa Barat beraksi di wilayah Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Kamis (12/1/2023). Aksi tersebut berhasil terungkap berkat rekaman CCTV yang terpasang di sekitar lokasi kejadian.
Kapolres Purbalingga, AKBP Era Johny Kurniawan menjelaskan modus yang digunakan para pelaku yaitu membobol mobil boks yang berisi bahan sembako pada saat melakukan pengiriman barang.
"Lokasinya terjadi di Toko Arni kompleks Pasar Hartono, Kecamatan Purbalingga. Modus operandinya pelaku melakukan perbuatan dengan cara merusak pintu mobil boks pengangkut minyak goreng kemasan dengan menggunakan kunci T," katanya kepada wartawan, Senin (30/1/2023).
Pelaku berhasil menggondol uang tunai senilai Rp70 juta. Tersangka ada lima orang. Namun baru dua yang berhasil tertangkap di Polres Purbalingga.
"Dua orang kita amankan, lalu dua orang lagi sedang dalam penanganan perkara lain Polres Cilacap. Sementara satu orang masih buron," terangnya.
Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti, satu unit sepeda motor Honda Beat, satu kunci T, jaket dan helm, kemudian satu buah dompet berisi uang.
"Rinciannya, uang pecahan Rp100 ribu sebanyak 5 lembar, Rp75 ribu satu lembar dan Rp20 ribu satu lembar," jelasnya.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Purbalingga, AKP Suyanto mengungkapkan, pelaku sudah mengincar dan mempelajari situasi sebelum melakukan aksinya. Pada saat pengemudi mobil masuk toko, terus pelaku langsung ambil uang.
"Kejadian tanggal 12 Januari jam 13.00 WIB.
Saat ditangkap satu orang melakukan perlawanan. Mereka ditangkap di Majenang, Kabupaten Cilacap pada Jumat (27/1/2023) pukul 23.00 WIB malam. Pelaku menginap di hotel tentrem sebelum kejadian," ujarnya.
Baca Juga: Interview: Wulan Guritno Bicara Soal Open BO Usai Jajal Peran Wanita Panggilan
Barang bukti uang Rp70 juta saat ini masih berada di salah satu pelaku yang kabur. Polisi saat ini tengah melakukan pengembangan dan sudah mengintai keberadaan pelaku tersebut.
"Yang kita amankan baru beberapa uang tunai saja yang sudah dibagikan ke pelaku. Sedangkan sisanya masih di tangan pelaku," ungkapnya.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun kurungan penjara. (Anang Firmansyah)
Berita Terkait
-
Dua Pemuda Diduga Maling Besi Pagar di Depan RSUD Koja, Polisi Lacak Pelaku
-
Polisi Pastikan Kabar Percobaan Penculikan Anak di Desa Tajug di Purbalingga Hoaks
-
Nekat Betul, Tukang Bakso Kuras Barang-barang Kantor BMT NU Bangkalan
-
CEK FAKTA: Ashanty Dobrak Rumah Pelaku Pencurian Hingga Seret Nama Krisdayanti
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
6 Mobil Toyota Termurah Tahun Muda 2026, Favorit Keluarga!
-
Cara Cerdas Menyetok Ulang Kebutuhan Rumah Pasca Lebaran
-
Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera
-
Pemain Selandia Baru Tegaskan Dukungan untuk Iran: Mereka Layak di Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Bakal 'Dihukum' Jika Gagal Antisipasi Senjata Saint Kitts and Nevis Ini
-
Profil Bule Australia yang Disangka Luke Vickery di Latihan Timnas Indonesia, Siapa Dia?
-
Menabung Bisa Bikin Kaya? Intip Tips di Buku Good With Money
-
Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum
-
Produk Desa Masuk Marketplace: Rahasia Produk Naik Kelas Jalur Branding
-
Harga BBM Masih Stabil, Warganet Apresiasi Pemerintah