PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Pemkab Kebumen mulai menerapkan Cash Management System (CMS). CMS merupakan sistem pengelolaan keuangan secara nontunai dalam jaringan atau online yang diintegrasikan dengan Aplikasi Siskeudes.
Dengan kata lain, transaksi keuangan desa bisa dipantau secara real time sehingga sangat transparan dan bisa meminimalisasi tindak pidana korupsi.
CMS merupakan program Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) bekerjasama dengan Bank Jateng Kebumen untuk mewujudkan pengelolaan Keuangan Desa yang transparan, akuntabel dan partisipatif.
CMS digunakan untuk transaksi pembelanjaan kepada rekanan. Tim pengembang Siskeudes telah menyediakan fitur antarmuka berupa Application Programming Interface (API), yaitu aplikasi pendukung yang ditambahkan pada server pemerintah daerah sehingga data transaksi Siskeudes dapat diakses dan dibaca oleh Bank.
Data tersebut dapat dipanggil untuk validasi atau melihat transaksi desa sehingga pembayarannya dapat dilakukan secara real time. Terdapat tiga peran dalam penerapan Siskeudes berbasis CMS.
Pertama Sekdes melakukan aksi input CMS ID di CMS Bank Jateng yang didapat pada saat pembuatan dan pencairan SPP pada aplikasi siskeudes. Kemudian Admin Kecamatan melakukan pengecekan di CMS Bank Jateng. Terakhir Kades melakukan aksi approval di CMS Bank Jateng.
Peluncuran CMS berlangsung di Rumah Makan Yunani, Senin (30/1/2023). Hadir pada acara ini Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto, jajaran Forkompimda, pimpinan OPD, pimpinan Bank Jateng Cabang Kebumen, dan juga 449 kepala desa se Kabupaten Kebumen berserta camat.
Bupati menyambut baik diterapkannya, CMS dalam aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes). Dengan begitu, sistem pengelolaan keuangan desa menjadi lebih terintegrasi, akuntabel dan transparan.
"Ini merupakan bagian dari reformasi birokrasi yang ingin kita terapkan dalam rangka menciptakan tata kelola pemerintahan yang modern, bersih, akuntabel dan transparan sampai di tingkat desa," ujar Arif.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Makanan Timur Tengah yang Lezat dan Menarik, Sudah Tahu?
Dengan layanan ini, transaksi keuangan desa tidak lagi dilakukan secara cash, melainkan non tunai. Baik dalam pembayaran gaji kepala desa, perangkat, dan juga belanja desa.
"Semua sudah masuk dalam sistem rekening melalui Bank Jateng," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dispermades Kebumen, Cokro Aminoto menambahkan ke depan penerimaan anggaran desa dan pengeluaraannya disalurkan melalui rekening berbasis CMS. Saat ini sistem sudah bisa diterapkan disemua desa yang ada di Kebumen.
"Hari ini kita launching secara serentak, untuk semua desa sudah bisa menggunakan CMS," ucapnya.***
Berita Terkait
-
Pemda DIY Tak Akan Lepas Tanah Kas Desa untuk Pembangunan Tol
-
Sekelompok Pemuda Lari Kocar-kacir Digerebek Polisi, Detik-detik Penertiban Balap Liar di Kebumen
-
Longsoran Tebing di Kebumen Nyaris Timpa Rumah Warga
-
Gubernur Sutarmidji Serahkan 586 Motor Yamaha WR 155 untuk Desa Mandiri di Kalbar, Netizen: Biase dah Dekat Nak Nyoblos
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun