PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Teknologi semakin berkembang dari masa ke masa. Perkembangan teknologi perlu dibarengi dengan sumber daya manusia yang mumpuni agar bisa memanfaatkan kecanggihan teknologi digital untuk menunjang produktivitas masyarakat.
Untuk menciptakan sumber daya manusia yang cakap digital, perlu upaya edukasi dan sosialisasi tentang sistem digital kepada masyarakat. Untuk itu pemerintah melalui Kementrian Kominfo bekerjasama dengan berbagai komunitas mensosialisasikan literasi digital di Kabupaten Banyumas.
Acara yang digelar di lapangan Desa Kalisalak Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas pada Jumat 24 Februari 2023 ini mengangkat tema "Literasi Digital, Kiat Membangun Usaha di Era Digital Pada Masyarakat Banyumas".
Acara ini menghadirkan tiga narasumber dari berbagai profesi, di antaranya Ilham Triyono Kepala Desa Kalisalak selaku unsur birokrasi pemerintah, M Muzagi dari Founder Gitek.id serta Haryanto dari unsur seniman.
Ilham Triyono dalam pemaparannya menyampaikan pentingnya memahami literasi digital untuk menyongsong perkembangan zaman. Ini seperti yang diarahkan Presiden Joko Widodo yaitu mempersiapkan generasi yang tangguh dan mumpuni untuk mengahadapi teknologi canggih ke depan.
Hal tersebut juga dipertegas oleh M Muzagi, founder Gitek.id yang berkecimpung di bidang teknologi digital menjelaskan, memang era teknologi digital saat ini sudah dipakai oleh kalangan usaha. Banyak pelaku bisnis dan pengusaha yang menggunakan kecanggihan tehnologi digital untuk memajukan bisnisnya.
Pada sosialisasi literasi digital ini juga diadakan pentas wayang kulit dengan dalang Ki Dalang Kukuh Bayu Aji dari Banyumas. Dalang Kikuh mengangkat lakon "Begawan Jati Kusuma" dalam pagelaran wayang ini.
Keberadaan pentas wayang di tengah literasi digital menyimbolkan perpaduan seni budaya dengan teknologi digital.
Panitia berharap dengan digelarnya acara tersebut, masyarakat khususnya di Kabupaten Banyumas akan lebih mudah memahami teknologi digital serta mengejawantahkan teknologi dalam kehidupan bermasyarakat dan ikut andil membangun bangsa.
Baca Juga: Memulihkan Kepercayaan: Langkah Kementerian Keuangan Pasca Insiden Pribadi
Berita Terkait
-
Pengayuh Becak di Banyumas Sukses Kuliahkan Anaknya Hingga Lulus di UMP, Wisuda Diantar Pakai Becak
-
Kominfo Catat 9.417 Temuan Isu Hoaks dalam Sebulan
-
Pria Asal Banyumas Tega Cabuli Anak 5 Tahun, Modusnya Bikin Gemes
-
Wow, Purwokerto Miliki Sekolah Model Bertaraf Internasional Pertama se-Banyumas Raya
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Generasi Sekarang Semakin Jarang Jalan Kaki, Kenapa?
-
Solar Tembus Rp27.900/Liter: Masih Worth It Kah Beli Innova Reborn Diesel?
-
4 Rekomendasi Sneakers Stradenine, Sepatu Lokal Asal Surabaya Harga Mulai Rp100 ribuan
-
AS Roma Hajar Fiorentina 4-0, Persaingan Tiket Liga Champions Memanas
-
Manchester City Gagal Pangkas Jarak dari Arsenal Usai Ditahan Everton 3-3
-
Dikaitkan Pengadaan Program Sekolah Rakyat, Owner Sepatu Lokal Stradenine Tegaskan Tak Terlibat
-
Matheus Cunha Samakan Magis Michael Carrick dengan Sir Alex Ferguson
-
Dipermalukan Nottingham Forest, Chelsea Telan 6 Kekalahan Beruntun
-
'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari
-
5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal