PURWOKERTO.SUARA.COM Baru-baru ini dunia sosial sempat heboh dengan drama asmara antara perempuan asal Wajo Syarifah Haerunnisa dan pria asal India Asib Ali. Kisah ini mencuat setelah Syarifah diketahui menolak lamaran Asib Ali pemuda asal India punberujung pilu.
Drama asmara Asib Ali dan Syarifah tak lantas berhenti setelah lamaran ditolak. Syarifah justru berencana ambil langkah hukum. Dengan didampingi kuasa hukum Abdul Aziz, Syarifah telah mendatangi Bareskrim Polri untuk berkonsultasi apakah kasusnya masuk dalah tuduhan kejahatan cyber atau kejahatan internasional.
Dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Abdul Aziz menyebutkan apa yang dialami kliennya dan Asib Ali bukan sekadar masalah cinta, namun ada indikasi hukum.
"Ini ada persoalan hukum di sini, ada indikasi hukum di sini, kami ingin membuka masalah " kata Abdul Aziz, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Rabu (8/3/2023).
Abdul menjelaskan tujuan mereka mendatangi ke Bareskrim yakni untuk berkonsultasi mengenai masalah hukum kliennya. Dari hasil tersebut, mengarah ke laporan resmi.
"Hari ini kami di Mabes Polri sifatnya konsultasi, kami sampaikan bahwa ada permasalahan begini. Apakah ini menyangkut pidana umum, apakah ini menyangkut keajahatan cyber, apa menyangkut kejahatan internasional," ujar dia.
Kuasa hukum Syarifah mengungkapkan pihaknya sudah mendapatkan arahan dari pihak Mabes Polri. Dalam waktu dekat Syarifah akan melaporkan Ali.
"Kami juga sudah mendapatkan petunjuk, arahan. Mungkin dalam waktu dekat, kalau misalkan memang dibutuhkan ya segera kita ajukan laporan resmi," ujarnya.
Menurutnya masalah yang menimpa kliennya bisa ditetapkan sebagai tindakan pidana karena Syarifah dipaksa untuk menikah ke India. Nisa juga diajak Asib Ali kabur agar sama-sama pergi ke India dengan pria tersebut.
Baca Juga: Doa Buka Puasa Nisfu Syaban
"Arahnya macam-macam, ini ada indikasi kejahatan cyber, adanya indikasi-indikasi bahwa Nisa (Syarifah) dipaksa menikah, kabur, tapi kalau bicara tindak pidana kan belum jadi kabur orangnya masih di sini," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim