PURWOKERTO.SUARA.COM – Perkembangan teknologi terus dinamis, termasuk teknologi informasi (TI) yang ada di dunia saat ini. Hal itulah yang ditangkap oleh Google sebagai perusahaan teknologi terbesar di dunia.
Baru-baru ini Google menyediakan empat program sertifikasi yang bisa diikuti generasi muda, tak terkecuali warga Indonesia, untuk meningkatkan kemampuan pada bidang teknologi informasi.
Dikutip Antara, Rabu (15/3/2023), Google bahkan membuka program sertifikasi tetap terbuka untuk masyarakat yang tidak memiliki latar belakang ilmu TI.
Empat program sertifikasi tersebut yakni Bangkit, Google Career Certificates, Google Developers Students Club dan Developers Students Club Solution Challenge.
Bangkit
Akademi karier Bangkit adalah kerja sama Google dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi; Gojek, Tokopedia, dan Traveloka, yang ditawarkan melalui program Kampus Merdeka.
Diperkenalkan sejak tahun 2020, Bangkit menawarkan topik pembelajaran antara lain machine learning, mobile development, dan cloud computing
Program Bangkit telah menghasilkan lebih dari 4.700 lulusan dan puluhan proyek terbaik menerima dana inkubasi sebesar masing-masing Rp140 juta.
Gelombang pertama Bangkit 2023 telah dimulai Februari 2023 ini, dan gelombang kedua pendaftaran akan dibuka di pertengahan tahun ini.
Baca Juga: Layanan Mudah dan Cepat, Setahun Kunjungan ke MPP Kebumen 35 Ribu Orang
Google Career Certificates
Google Career Certificates (GCC) merupakan program sertifikasi profesional yang dirancang oleh pakar materi pelajaran dan praktisi senior di Google.
Melalui inisiatif itu, Google berupaya membantu masyarakat Indonesia siap menghadapi era digitalisasi dan mendapatkan pekerjaan yang kini banyak dibutuhkan di bidang TI.
Sejak dikenalkan pada 2021 lalu, GCC telah memberikan belasan ribu beasiswa untuk mengasah keterampilan dan belajar ilmu TI.
Program sertifikasi itu sepenuhnya dilakukan secara online sehingga peserta dapat mengakses video, bacaan, dan tugas pelatihan kapan saja dan di mana saja melalui web atau mobile.
Google Developers Students Club
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Mahar Rp126 Ribu di Balik Jeruji: Kisah Haru Akad Nikah Tahanan Narkoba di Polres Pringsewu
-
Tak Terima Ditagih Utang, Kakak Beradik di Pringsewu Kompak Aniaya Korban
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah
-
Tak Harus Daur Ulang, Merawat Barang Juga Bentuk Gaya Hidup Less Waste
-
Soal Masa Depan Emil Audero di Como, Sang Agen Beberkan Situasinya
-
Kenapa Polisi 'Ngotot' Larang Mahasiswa Demo di Kawasan Bundaran HI?
-
Efek Domino Kenaikan BBM: Saat Stabilitas Negara Dibayar oleh Dapur Rumah Tangga
-
Piala Dunia 2026 dan Tantangan Menjaga Tempat Nobar agar Tetap Bersih
-
Jeritan Parau Emak-emak di Hadapan Pasukan Brimob Bundaran HI