PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Kuliah itu gampang-gampang susah. Ada yang lulus cepat dengan predikat cumlaude ada juga yang perlu waktu untuk lulus bertahun-tahun, bahkan ada yang tidak lulus. Nah berikut tips sukses kuliah menurut lulusan terbaik Unsoed Purwokerto tahun 2023.
Adalah Devia Shinta Mulia Asih (22), lulusan terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsoed Purwokerto sekaligus lulusan terbaik se-universitas. Devia lulus dengan IPK 3,97, nyaris sempurna.
Devia pun mendapat predikat cumlaude, lulusan terbaik dengan pujian. Ia duduk di barisan terdepan bersama wisudawan-wisudawati terbaik lainnya.
Devia tidak hanya menghabiskan waktu untuk belajar selama kuliah. Ia aktif di organisasi. Ia juga kemudian bekerja paruh waktu.
Semua kesibukan itu dijalani bersamaan. Meski demikian, kesibukan di luar kuliah tak membuat studinya terbengkalai. Sebaliknya, malah makin moncer.
Menurut gadis asal PurbaIingga ini, untuk sukses kuliah memang perlu upaya terencana. Sehingga meski dijalani bersamaan dengan aktivitas lain tetap tidak terganggu.
Pertama Devia menetapkan tujuan. Sejak awal kuliah, ia memang menargetkan lulus dengan nilai terbaik. Semua daya upaya ia lakukan untuk menjadi yang terbaik.
"Di awal-awal aku fokus pada kuliah, jadi semester 1 IKP ku 3,99," kata dia.
Setelah cukup mengenal tentang perkuliahan, ia mulai aktif di organisasi. Ia aktif di Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) pada semester 3.
Baca Juga: Hiasi Cover Harper's Bazaar, G-Dragon BIGBANG Beri Spoiler Musik Baru
Ketika itu, ia sempat diingatkan orangtuanya agar fokus pada kuliah. Namun ia justru semakin tertantang untuk membuktikan ia bisa meraih nilai baik meski aktif di organisasi.
"Meskipun aktif di organisasi nilai aku ternyata masih bagus," ujar dia.
Pada semester 5, ia mulai bekerja sebagai pekerja lepas. Tiga kesibukan dijalani sekaligus dan ia masih bisa menjaga IPK-nya. Pada semester tujuh ia mulai bekerja tetap pada sebuah perusahaan kosmetik.
"Jadi kuncinya setelah punya cita-cita itu fokus," katanya.
Devia fokus belajar ketika sedang kuliah. Ia juga fokus pada kerja organisasi ketika sedang berorganisasi. Begitupun ketika bekerja. Manajemen konsentrasi ini membuat ia fokus menjalani ketiga kesibukan utamanya.
Selain manajemen konsentrasi, ia juga piawai mengatur waktu. Saat ia menjadi asisten dosen semester 4, ia mulai mengerjakan skripsi. Sehingga ia bisa lulus kurang dari 4 semester dengan nilai yang memuaskan.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Prilly Latuconsina Minta Maaf Soal 'Open to Work', Omara Esteghlal Sindir Peran Brand
-
Jadwal Semifinal Piala Asia Futsal 2026: Ambisi Timnas Indonesia Permalukan Jepang
-
Bukan Hanya Tokoh, Ini Seputar Indonesia yang 902 Kali Disebut dalam Epstein Files
-
Makna Spesial Nomor 44 Dion Markx di Persib, Ada Unsur Timnas Indonesia
-
7 Fakta Video Viral Anies Baswedan Ajak Pria Diduga Intel Foto Bareng
-
Terjangkau, Inilah Harga Tiket Nonton Uji Coba Timnas Indonesia U-17
-
Hankook Tire Raih Pertumbuhan 130 Persen Berkat Tren Mobil Listrik di Indonesia
-
Tanggul Jebol di Kudus: Ratusan Rumah Terendam, Warga Berjuang Melawan Banjir Terparah
-
Pakar Beberkan Alasan KPK Kehilangan Masa Keemasannya
-
Group CEO BRI Apresiasi Kinerja PNM Ciptakan Nilai Sosial Berkelanjutan