/
Kamis, 16 Maret 2023 | 16:03 WIB
Polisi menghadirkan dua tersangka akai premanisme yang menodongkan parang dan memeras sopir bus pariwisata beberapa hari lalu. (Foto: Afgan)

PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Malam sudah larut. Empat orang keluar dari tempat hiburan malam di Purbalingga usai bersenang-senang dan menenggak minuman keras, Minggu 12 Maret 2023. Namun karena mabuk dan situasi di jalanan membuat keempatnya bertingkah arogan menodongkan parang ke sopir bus pariwisata dan memeras.

Keempat orang ini berinisial MN, AD, JM dan BD. MN dan AD telah diringkus. Sementara JM dan BD masih buronan.

Aksi premanisme di depan SPBU Padamara ini sempat viral di media sosial. Sebab aksi mereka saat menodongkan parang terekam kamera ponsel.

Mulanya mereka tersinggung ketika diklakson sopir bus. AD lalu turun membawa parang dan mengacungkan ke sopir bus. 

Tiga orang lainya ikut turun dari mobil dan memukul kaca mobil. Sementara JM memeras kernet bus. Kernet bus memberi Rp 200 ribu.

Mereka lalu menghentikan mobil pickup di belakang bus. Sopir bus lantas jalan dan melaporkan kejadian ini ke polisi

Sat Reskrim Polres Purbalingga langsung menyelidiki kasus ini. Dari video yang beredar, polisi berhasil mengidentifikasi para pelaku. Polisi kemudian menangkap dua orang dari empat orang yang terlibat 

Akibat perbuatan keempat orang ini, mereka kini berurusan dengan polisi. Dua orang ditangkap dan dua sisanya masih buronan.

Polisi menjerat para tersangka dengan UU Darurat yang melarang penggunaan senjata tajam di luar ketentuan. Mereka terancam hukuman pidana 10 tahun.

Baca Juga: Kronologi Nomo Koeswoyo Meninggal Dunia: Dia Pergi dengan Senyuman

"Kepada masyarakat jangan takut untuk melapor jika mengalami kejadian seperti ini," kata Kapolres Purbalingga AKBP Era Johny Kurniawan saat konferensi pers di Mapolres Purbalingga, Kamis 16 Maret 2023.***

Load More