PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Malam sudah larut. Empat orang keluar dari tempat hiburan malam di Purbalingga usai bersenang-senang dan menenggak minuman keras, Minggu 12 Maret 2023. Namun karena mabuk dan situasi di jalanan membuat keempatnya bertingkah arogan menodongkan parang ke sopir bus pariwisata dan memeras.
Keempat orang ini berinisial MN, AD, JM dan BD. MN dan AD telah diringkus. Sementara JM dan BD masih buronan.
Aksi premanisme di depan SPBU Padamara ini sempat viral di media sosial. Sebab aksi mereka saat menodongkan parang terekam kamera ponsel.
Mulanya mereka tersinggung ketika diklakson sopir bus. AD lalu turun membawa parang dan mengacungkan ke sopir bus.
Tiga orang lainya ikut turun dari mobil dan memukul kaca mobil. Sementara JM memeras kernet bus. Kernet bus memberi Rp 200 ribu.
Mereka lalu menghentikan mobil pickup di belakang bus. Sopir bus lantas jalan dan melaporkan kejadian ini ke polisi
Sat Reskrim Polres Purbalingga langsung menyelidiki kasus ini. Dari video yang beredar, polisi berhasil mengidentifikasi para pelaku. Polisi kemudian menangkap dua orang dari empat orang yang terlibat
Akibat perbuatan keempat orang ini, mereka kini berurusan dengan polisi. Dua orang ditangkap dan dua sisanya masih buronan.
Polisi menjerat para tersangka dengan UU Darurat yang melarang penggunaan senjata tajam di luar ketentuan. Mereka terancam hukuman pidana 10 tahun.
Baca Juga: Kronologi Nomo Koeswoyo Meninggal Dunia: Dia Pergi dengan Senyuman
"Kepada masyarakat jangan takut untuk melapor jika mengalami kejadian seperti ini," kata Kapolres Purbalingga AKBP Era Johny Kurniawan saat konferensi pers di Mapolres Purbalingga, Kamis 16 Maret 2023.***
Berita Terkait
-
Dugaan Mario Dandy Kabur Usai Isi BBM di SPBU, Polisi: Karena Ada Mario Aja Jadi Viral ke Mana-mana
-
Merinding! Penyiar Radio Ini Dapat Telepon dari Wanita yang Tewas Tahun 1992
-
Putri Bungsu Sultan Hamengkubuwono X Naik Becak, Benar-Benar Definisi 'The Real Sultan'
-
Bukan Hanya 'Kasar' ke Ridwan Kamil, Guru SMK Telkom Cirebon Sudah Kantongi SP 2 Karena Langgar Etik
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Website Media Center Rokan Hilir Mendadak Jadi Link Judi Online
-
Target Terapkan Sistem Home-Away, Campus League Teken MoU dengan UPH
-
12 Sekolah Rakyat Masuk Zona Hijau, Ditargetkan Rampung Juni 2026
-
7 Moisturizer Lokal Mengandung SPF, Praktis untuk Skincare Pagi Hari
-
Abaikan Aspirasi Rakyat Berujung Korupsi, PDIP: Kasus BGN Harusnya Bisa Dicegah Sejak Awal!
-
Tower Roboh, 5 Wilayah di Sumut Kena Pemadaman Listrik, PLN Cuma Minta Maaf
-
Peta Kekuatan Timnas Argentina di Piala Dunia 2026: Daftar Pemain dan Jadwal Pertandingan
-
Transaksi Syariah Bank Mega Syariah Melonjak 89 Persen, Ini Pendorongnya
-
Kemunafikan Berkedok Agama di Film Tuhan, Izinkan Aku Berdosa
-
Cara Timnas Indonesia U-19 Lolos ke Semifinal Piala AFF U-19 2026