PURWOKERTO.SUARA.COM – Lombok, sebuah pulau di Indonesia, terkenal dengan pantainya yang indah dan budayanya yang kaya.
Salah satu hal yang tidak boleh dilewatkan ketika berkunjung ke Lombok adalah mencoba hidangan lokalnya. Salah satu hidangan khas yang menjadi favorit wisatawan adalah Sate Bulayak Mandalika.
Dikutip dari Kanal Youtube Ekha Pinkholic pada Jum’at 17 Maret 2023 Sate Bulayak Mandalika adalah makanan tradisional yang berasal dari Lombok, lebih tepatnya dari daerah Praya.
Hidangan ini terbuat dari daging sapi yang dibakar dan dibalut dengan daun bulayak yang kemudian disajikan dengan bumbu kacang yang pedas dan nikmat.
Daging sapi yang digunakan untuk Sate Bulayak Mandalika dipilih dari daging yang berkualitas dan dipotong menjadi kecil-kecil sebelum dibakar.
Daun bulayak, bahan yang digunakan untuk membungkus daging pada Sate Bulayak Mandalika, adalah daun yang diperoleh dari pohon enau.
Daun ini memiliki aroma yang khas dan memberikan rasa yang unik pada hidangan ini. Proses pembungkusannya pun harus dilakukan dengan hati-hati, agar daun tidak robek dan daging tetap terjaga kelezatannya.
Selain rasa yang lezat, Sate Bulayak Mandalika juga memiliki nilai sejarah yang tinggi. Hidangan ini menjadi bagian dari tradisi masyarakat Lombok dalam menyambut tamu dan perayaan tertentu.
Sate Bulayak Mandalika sering disajikan pada acara-acara yang berhubungan dengan adat seperti upacara adat, pernikahan, atau acara keagamaan.
Baca Juga: Buntut Putusan PNSurabaya di Tragedi Kanjuruhan, Komisi Yudisial dalami Dugaan Pelanggaran Kode Etik
Saat ini, Sate Bulayak Mandalika semakin populer di kalangan wisatawan karena selain rasanya yang enak, juga merupakan salah satu hidangan yang kaya akan protein dan nutrisi.
Makanan ini mudah ditemukan di warung-warung makanan di Lombok, terutama di daerah Praya, dan seringkali menjadi menu favorit bagi para wisatawan yang berkunjung ke Lombok.
Jika Anda ingin mencoba Sate Bulayak Mandalika, pastikan untuk mencari tempat yang sudah terkenal dengan hidangan ini untuk mendapatkan pengalaman yang terbaik.
elain itu, disarankan juga untuk mencoba hidangan lain yang merupakan bagian dari kekayaan kuliner Lombok seperti ayam taliwang, bebek betutu, atau nasi balap puyung.
Bahkan dalam rangka mempromosikan kuliner Lombok, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengadakan Festival Kuliner Mandalika.
Festival ini digelar setiap tahunnya dan menjadi ajang untuk mempromosikan kuliner khas Lombok seperti Sate Bulayak Mandalika.
Acara ini juga menjadi ajang untuk meningkatkan kesadaran akan kekayaan budaya Indonesia, khususnya kuliner, kepada masyarakat lokal dan internasional.***
Berita Terkait
-
Rujak Cingur Kuliner Paling Top di Jawa Timur : Populer Banget Sampai Diburu Pembeli, Emang Seenak Itu!
-
Rujak Soto Banyuwangi, Perpaduan Dua Kuliner yang Layak di Cicipi : Wisatawan Wajib Coba Ini !
-
Mencicipi Kuliner Sate Lilit, Olahan Makanan Khas Pulau Dewata Bali: Berani Coba ?
-
Masyarakat Wajib Tahu, Begini Cara Sehat Memilih Makanan Kemasan Agar Tidak Berlebihan untuk Tubuh
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung