PURWOKERTO.SUARA.COM, CILACAP - Polda Jawa Tengah (Jateng) meringkus tiga orang pelaku perampokan toko modern di siang bolong di Nusawungu, Cilacap. Ketiganya dilumpuhkan dengan timah panas karena melawan saat penangkapan.
Kapolda Jateng, Irjen Pol Muhammad Lutfi, menjelaskan, penangkapan bermula dari hasil scientific crime investigation. Dalam tiga hari, tim Polda Jateng menangkap pelaku.
Pada 30 Maret 2023, tim Jatanras Resmob Polda Jateng menangkap Buang di Pandeglang, Banten. Buang berperan menggambar skema lokasi dan toko modern yang menjadi sasaran perampokan.
Sehari kemudian, 31 Maret 2023, Tim Jatanras kembali menangkap pelaku lain, yaitu Sugiyono dan Iwan di daerah perbatasan Palembang dan Lampung.
Ketiganya dijerat dengan pasal 365 tentang pencurian dengan pemberatan. Para pelaku terancam hukuman penjara paling lama 12 tahun.
Perencanaan 10 Hari
Para pelaku merencanakan perampokan selama 10 hari. Mereka memetakan lokasi dan sekaligus rencana kabur.
"Perencanaan 10 hari sebelumnya di rumah bibinya," kata Irjen Lutfi.
Saat beraksi, para pelaku bak koboi di film-film. Mereka mempersenjatai diri dengan pistol rakitan.
Baca Juga: Resep Laksa Singapura Ala Shireen Sungkar, Mudah Dimasak di Rumah Lho, Bun
Mereka tak segan menembak siapa saja yang menghalangi perampokan. Di antara yang ditembak adalah pemilik toko yang ditembak di tumit dan warga yang mencoba meninggalkan aksi perampokan itu ditembak si lutut.
Tak hanya itu, para pelaku juga mengambil rekaman CCTV di toko itu untuk menghilangkan jejak. Mereka membuang DVR CCTV itu ke sungai.
Dari aksi ini, pelaku membawa uang sebesar Rp 100 juta. Uang ini dibagi para pelaku sebelum akhirnya kabur.
Rekam Jejak Pelaku
Satu di antara pelaku merupakan residivis kasus serupa. Ia berulang kali merampok dan dihukum, namun tak jera juga.
"Giyono ini sudah sekitar 10 kali," kata Lutfi.
Berita Terkait
-
Polda Jateng Pastikan Tak Ada Kerusuhan di Stadion Jatidiri, Hanya Gesekan Kecil dan Bisa Dikendalikan
-
Jadwal Buka Puasa Purwokerto dan Sekitarnya 1 April 2023
-
Ditreskrimsus Polda Jateng Minta Warga Waspadai Peredaran Daging Sapi Gelonggongan dari Boyolali
-
Kronologi Perampokan Sadis di Cilacap: Dua Orang Tertembak, Pelaku Gasak Uang Rp100 Juta
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
Terkini
-
Peneliti Soroti Keberadaan DPN dan Potensi Dominasi Kemenhan, Ini Bahayanya
-
Arya Saloka Terang-terangan Goda Yasmin Napper di Medsos, Warganet Auto Heboh
-
Project Freedom Trump Dikecam Iran, Disebut Hanya Bikin Timur Tengah Meledak
-
Shayne Pattynama Blak-blakan Persijap Bikin Susah Persija
-
Pori-Pori Bersih Maksimal! 3 Clay Mask Red Bean Terbaik untuk Kulit Glowing
-
PSI Kecam Aksi Pemukulan ke Bro Ron, Minta Aparat Usut Semua Yang Terlibat
-
Miris! Usia Baru 18 Tahun, Remaja Banyumas Kendalikan Ribuan Pil Narkoba Siap Edar
-
Warung Kelontong di Kemayoran Dirusak Anggota TNI Buntut Ogah Bayar Admin QRIS Senilai Rp1.000
-
Pelatih Persijap Soroti Kualitas Bangku Cadangan Persija Jakarta
-
Menjadi Dewasa Tanpa Panduan: Proses Hidup Belajar dari Kesalahan Sendiri