PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS – Satreskrim Polresta Banyumas menetapkan pengemudi Toyota Fortuner yang masuk rel kereta api di Sumpiuh sebagai tersangka. Ia positif mengkonsumsi sabu hingga berhalusinasi dan akhirnya masuk rel kereta api, Rabu 19 April 2023 kemarin.
"Untuk sopir Fortuner tersebut kami tetapkan sebagai tersangka dan masih dalam proses pemeriksaan," kata Kasatreskrim Polresta Banyumas, Kompol Agus kepada wartawan, Kamis (20/4/2023).
Mobil Toyota Fortuner dengan nomor polisi B-1549-NCQ berangkat dari Mestong, Muaro Jambi, Senin 17 April 2023 dengan tujuan Purworejo, Jawa Tengah.
Mobil Toyota Fortuner ini membawa keluarga Takwa, warga Mestong, Muaro Jambi yang hendak mudik ke Purworejo. Mobil disopiri oleh Chandra (27), warga Mestong, Muaro Jambi.
Chandra yang bekerja di bengkel menawarkan diri sebagai sopir. Sebelum berangkat, Chandra ternyata mengkonsumsi sabu. Sampai di Sumpiuh, ia berhalusinasi seakan-akan sedang dikejar-kejar marabahaya.
Karena panik, ia mulai tak konsentrasi menyetir. Ia bahkan membelokkan kemudinya masuk ke jalur kereta api 501 di Sumpiuh, Banyumas, pada Rabu (19/4/2023) sekitar pukul 03.30 WIB.
Kasat Reskrim Polresta Banyumas Agus Supriadi S SH, SIK MH, mengungkapkan, setelah pemeriksaan urine menunjukkan Chandra positif sabu. Meski demikian, polisi tak menemukan sabu dalam mobil itu.
Penyidik telah memeriksa lima saksi dan satu penumpang mobil untuk mengungkap insiden ini. Polisi menjerat Chandra dengan Pasal 194 ayat 1 UU KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara dan UU Perkeretaapian.
Akibat ulah tersangka, bantalan rel KA sebanyak enam batang rusak. Ditaksir kerugian PT KAI mencapai Rp 6,6 juta. KAI juga harus menunda sejumlah jadwal perjalanan kereta api.
Baca Juga: Kendaraan Pemudik Terus Mengalir di Lintas Selatan Jabar, Nagreg Macet Lagi
Sementara itu keluarga penumpang yang berasal dari Sumber Sari, Mestong, Muaro Jambi, sudah berada di Purworejo. Mereka telah melaporkan insiden ini ke polisi.***
Berita Terkait
-
Jika Penetapan Idul Fitri Ada Perbedaan, Masjid di Banyumas Ini Siap Menggelar Salat Id Dua Kali
-
Ngeri, Sengaja Masuk Jalur Rel Kereta Sopir Fortuner Ini Ajak Penumpang Sekeluarga Bunuh Diri
-
Ngeri! Sopir Fortuner Sengaja Masuk Jalur Rel Kereta, Ajak Penumpang Sekeluarga Asal Jambi Bunuh Diri
-
Duh! Mobil Fortuner Masuk Jalur Rel Kereta Api di Sumpiuh Banyumas, Begini Kondisinya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Badai Pasti Berlalu! 5 Shio Ini Akhiri Masa Sulit dan Banjir Rezeki pada 26 Juni 2026
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km