PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengimbau warganya untuk menghemat produksi sampah pada saat masa mudik lebaran.
Pasalnya di momen Idul Fitri, jumlah kunjungan di Kebumen semakin banyak dari berbagai kota dan daerah.
Hal tersebut tertuang dalam surat edaran No 975/4657 tentang Pengendalian Sampah dalam Rangkaian Kegiatan Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah. Ada beberapa arahan dari Bupati, untuk meminimalisir penumpukan sampah.
Salah satunya Bupati memerintahkan perlunya sarana dan prasarana pengelolaan sampah pada lokasi pelaksanaan mudik. Serta melaksanakan pengumpulan serta pengangkutan sampah pada lokasi pelaksanaan mudik.
Kemudian mengunakan wadah reusable untuk menyimpan makanan dan minuman, seperti botol minum dan tempat makan. Hindari penggunaan kantong plastik atau styrofoam.
"Kurangi pembelian makanan dan minuman yang dikemas dalam kemasan plastik atau styrofoam," tutur Bupati dalam SE tersebut.
Bupati menghimbau, untuk memfasilitasi, dan mengawasi penanganan sampah pada pelaksanaan mudik minim sampah terutama pada jalur arus mudik dan daerah penyangga, dan pelaksanaan lebaran.
Kemudiam melaksanakan pengelolaan sampah pada tempat-tempat lokasi seperti terminal bus dan stasiun kereta api yang ada di wilayahnya.
Dan memastikan kondisi pengelolaan sampahnya berjalan dengan baik serta mensosialisasikan minim sampah kepada pemudik.
Baca Juga: Heboh! Bocah 15 Tahun di Kebumen Simpan 402 Petasan Raksasa, Siap Diledakkan di Malam Idulfitri
Untuk menjaga kondisi tetap minim sampah dan mengantisipasi lonjakan jumlah timbunan sampah, perlu disediakan fasilitas penampungan sampah secara terpilah terutama untuk sampah sisa makanan, sampah kemasan plastik, sampah masker serta untuk sampah yang tidak dapat dimanfaatkan (residu), pada titik-titik istirahat (pompa bensin, rumah makan dan rest area) serta melaksanakan pengangkutan dan pemrosesan sampah yang disesuaikan dengan jenis dan jumlah timbunan sampah.
"Untuk mengantisipasi terjadinya kesulitan bagi para pemudik dalam membuang sampah terutama akibat antrean kendaraan di rest area, maka dapat dilaksanakan pengumpulan sampah dengan menjemput sampah dalam wadah terpilah," terangnya.
Bupati juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak perlu membawa makanan di tempat ibadah pada saat shalat Idul Fitri, dan tetap menjaga kebersihan pada saat berlibur di tempat wisata. (Irumacezza)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Menhub Resmi Buka Posko Angkutan Lebaran 2026, Operasi Berlaku Hingga 30 Maret
-
10 Ide Camilan Asin dan Gurih untuk Lebaran, Alternatif Selain Kue Manis
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Vakum 3 Tahun, Jang Geun Suk Diincar Bintangi Drama Baru Berjudul Hyupban
-
5 Rekomendasi Bedak Glowing untuk Lebaran, Hasil Makeup Tampak Flawless
-
6 Cara Masak Ketupat agar Tidak Cepat Basi, Kunci Awet Berhari-hari
-
65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
-
5 Tips Tetap Bugar Meski Puasa Saat Menyetir Jarak Jauh saat Mudik Lebaran
-
Ahn Hyo Seop Akan Hadiri Oscar Pertamanya Berkat KPop Demon Hunters
-
5 Rekomendasi Deodoran Tahan Lama, Anti Bau untuk Silaturahmi Lebaran