PURWOKERTO.SUARA.COM Setelah menjalankan puasa di bulan Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk tetap istiqomah dalam beribadah. Dianjurkan untuk meningkatkan amalan ibadah di bulan syawal.
Berbagai amalan dianjurkan dilakukan di bulan Syawal. Umat Islam juga dianjurkan untuk menjalankan ibadah puasa Syawal.
Nabi Muhammad SAW bersabda, “Barangsiapa berpuasa penuh di bulan Ramadhan lalu menyambungnya dengan (puasa) enam hari di bulan Syawal, maka (pahalanya) seperti ia berpuasa selama satu tahun” (HR. Muslim).
Hadist riwayat tersebut sudah menjelaskan salah satu keutamaan bulan syawal dengan sangat jelas.
Berikut beberapa keutamaan bulan syawal.
1. Puasa bulan syawal adalah pelengkap dan penyempurna
Dikutip dari suara.com, puasa bulan syawal dan bulan sya'ban sama-sama menjalankan ibadah shalat sunnah rawatib. Fungsinya dapat menjadi pelengkap dan penyempurna dari kekurangan kita melaksanakan ibadah puasa Ramadhan.
2. Menjadi pertanda bahwa puasa Ramadhan kita diterima Allah SWT
Setelah melaksanakan puasa Ramadhan, mungkin akan muncul pertanyaan apakah amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT? Untuk menemukan tanda-tandanya, kita dapat melaksanakan ibadah puasa Syawal.
Baca Juga: Nasib Puan Maharani setelah Ibunya Tunjuk Ganjar sebagai Capres 2024
Sebab, apabila puasa Ramadhan kita diterima oleh Allah SWT, Allah juga akan menolong perbuatan baik kita dalam melaksanakan puasa Syawal.
3. Mendapatkan peluang pahala besar
Keutamaan bulan Syawal berupa adanya kesempatan memperoleh peluang pahala besar dengan meningkatkan ibadah, seperti dzikir, shalat sunnah, membaca Al Qur'an dan lain sebagainya yang tidak berhenti begitu saja di bulan Ramadhan.
4. Memulai amalan ibadah Idul Adha
Bulan syawal juga merupakan bulan pertama dari tiga bulan sebelum bulan Dzulhijjah. Artinya bulan Syawal menjadi bulan awal melaksanakan rangkaian ibadah untuk bulan haji atau hari raya Idul Adha. Oleh karenanya, sangat dianjurkan untuk menjaga ibadah di bulan Syawal.
5. Waktu yang tepat untuk menikah
Keutamaan bulan Syawal yang ditunggu-tunggu para pasangan dalam Islam adalah bahwa bulan Syawal merupakan waktu yang tepat untuk menikah.
Hal ini karena Nabi Muhammad dan Siti Aisyah menikah di bulan Syawal, sehingga itu menjadi tanda bahwa menikah di Bulan Syawal merupakan keputusan yang tepat, mengikuti Nabi dan bertepatan bulan dengan momen silaturahmi hari raya Idul Fitri, sehingga tali persaudaraan bisa semakin erat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi
-
Terbang ke Kuala Lumpur Kini Lebih Mudah, AirAsia Tambah Penerbangan dari Palembang
-
Siap-siap Operasi Gabungan! Angkot Tua di Kota Bogor Bakal Dipaksa Berhenti Narik