PURWOKERTO.SUARA.COM WhatsApp kembali memperkenalkan kemampuan multi-perangkat bagi penggunanya. Nantinya pengguna dapat menggunakan akun WhatsApp yang sama di beberapa ponsel sekaligus.
"Dengan fitur yang permintaannya sangat tinggi ini, sekarang Anda dapat menautkan ponsel hingga ke empat perangkat, sama halnya dengan menautkan WhatsApp di browser web, tablet, dan desktop," tulis perusahaan dalam keterangan resminya, Selasa (2/5/2023).
Setiap ponsel yang ditautkan akan terhubung ke WhatsApp secara independen. Hal tersebut untuk memastikan bahwa pesan, media, dan panggilan pribadi terenkripsi secara end-to-end.
Jika perangkat utama tidak aktif selama periode yang lama, akun WhatsApp akan secara otomatis keluar dari perangkat pendamping lainnya. Ponsel tertaut sebagai perangkat pendamping menjadikan berkirim pesan lebih mudah.
Sekarang pengguna dapat beralih di antara beberapa ponsel tanpa perlu keluar dan dapat langsung melanjutkan chat terakhir. Pembaruan ini sudah diluncurkan kepada pengguna secara global dan nantinya akan tersedia untuk semua orang dalam beberapa minggu ke depan.
"Selain itu, fitur yang juga akan kami luncurkan dalam beberapa minggu ke depan adalah cara alternatif dan mudah untuk terhubung dengan perangkat pendamping," tulis perusahaan.
Masukkan nomor telepon di WhatsApp Web sekarang untuk menerima kode satu kali yang dapat digunakan di ponsel. Dengan begitu, pengguna tidak perlu lagi memindai kode QR untuk mengaktifkan penautan perangkat.
"Kami berharap dapat memasukkan fitur ini ke lebih banyak perangkat pendamping di masa mendatang," kata perusahaan.
Baca Juga: 25 April Puncak Arus Balik di Purbalingga, 12 Ribu Kendaraan Padati Jalur Purbalingga-Pemalang
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting