PURWOKERTO.SUARA.COM KEBUMEN - Selama gelaran Kebumen International Expo (KIE) berlangsung, para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun Kebumen bakal dipindah ke Jalan Soekarno Hatta lantaran adanya stand yang mengitari alun-alun.
"Untuk PKL alun-alun Kebumen kita pindahkan ke Jalan Soekarno Hatta," ujar Panitia KIE Frans Haidar usai menggelar sosialisasi penataan PKL alun-alun Kebumen jelang KIE, di Pendopo Kabumian, pada Kamis 25 Mei 2023.
Frans menyebut, sosialisasi ini dilakukan agar para PKL ini bisa memahami adanya kegiatan KIE yang melibatkan banyak kelompok masyarakat. Pemindahan PKL alun-alun kata dia, sudah dimulai sejak H-7.
"Itu sudah kita mulai pada H-7. Stand sudah kita siapkan di Jalan Soekarno Hatta dari depan SMPN 5 sampai tugu PKK. Jadi pemindahan itu tidak dilakukan secara sepihak, tapi sudah lakukan komunikasi secara intens," terangnya.
Adapun untuk PKL di Jalan Mayjen Soetoyo atau depan SMAN 1 sampai SMPN 1 juga diprediksi akan ramai dilintasi pengunjung karena pintu masuk KIE akan dibuka dari sisi timur utara. Hal ini berbeda dengan KIE pada tahun 2022.
"Kalau KIE tahun lalu kan ditutup, tapi tahun ini ada pintu masuknya di pojok utara sisi timur, jadi pengunjung bisa masuk dari sana, sehingga PKL di jalan Mayjen Soetoyo Insya Allah akan ramai pengunjungnya, tidak seperti tahun sebelumnya," terang Frans.
Sementara itu, Ketua Paguyuban PKL Alun-alun Muhajir menyambut baik rencana pemerintah daerah untuk melakukan penataan terhadap anggotanya, dalam rangka mendukung KIE. Apapun keputusan pemerintah, pihaknya siap mematuhi dan mendukung.
"Karena ini merupakan hajat orang banyak, hajatnya masyarakat Kabupaten Kebumen, ibarat kata pestanya warga Kebumen, ya pasti kita mendukung, sama seperti tahun sebelumnya kita akan dipindah sementara ke jalan Soekarno Hatta," ujar Muhajir.
Dengan adanya KIE, pihaknya berharap bisa meningkatkan pendapatan PKL seperti tahun lalu. Jumlah anggota PKL alun-alun sendiri ada 150 orang. Pihaknya berterima kasih kepada pemerintah daerah yang membuat kegiatan besar yang bisa mengundang banyak orang datang ke Kebumen.
Baca Juga: Liga 1 Bakal Gunakan Teknologi VAR, PT LIB Sudah Lakukan Hal Ini
"Insya Allah KIE bisa mendatangkan keberkahan untuk kita semua," tukasnya.
Diketahui KIE 2023 akan berlangsung pada 17-24 Juni 2023. Kegiatan tersebut menyediakan 500 stand pameran, dan ditargerkan bisa mendatangan 200.000 pengunjung. KIE pun bakal diramaikan dengan artis-artis Ibu Kota.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan