PURWOKERTO.SUARA.COM Federasi Sepakbola Argentina (AFA) telah memanggil 27 pemain yang akan memperkuat Argentina dalam menghadapi Australia dan Indonesia. Lionel Messi pun masuk dalam daftar pemain yang ikut serta dalam tur Asia 2023 mereka.
Lewat akun instagram Federasi Sepakbola Argentina (AFA), @afaseleccion, 27 pemain telah dipanggil Lionel Scaloni dalam agenda FIFA Matchday tersebut.
Kedatangan peraih tujuh gelar Ballon D'or ke Jakarta tentu sangat dinantikan pecinta sepakbola tanah air. Namun, belum ada jaminan pasti jika Messi akan tampil saat melawan Timnas Indonesia.
Berikut beberapa alasan yang membuat Messi belum dijamin bisa tampil melawan Timnas Indonesia.
1. Kualitas Lapangan
Kualitas lapangan menjadi penting dan diperhatikan para pemain bintang dunia. kualitas lapangan yang buruk dapat berpotensi menyebabkan cedera. Messi sendiri pernah menolak bertanding saat melawan Malaysia di Stadion Shah Alam dengan alasan kualitas lapangan buruk.
Indonesia dan PSSI perlu mempersiapkan dan memastikan venue laga Indonesia vs Argentina betul-betul. Hal tersebut tak hanya untuk Messi tapi juga untuk para pemain Argentina lain dan Timnas Indonesia.
2. Keputusan Taktik Pelatih
Main tidaknya Messi saat melawan Indonesia juga bergantung pada strategi sang juru taktik Lionel Scaloni. Scaloni tentunya punya hak dan tanggung jawab lebih besar dalam menentukan susunan pemain Argentina saat melawan Timnas Indonesia.
Baca Juga: Helikopter Latihan Jatuh Terbakar Di Ciwidey Bandung
Keputusan Messi bermain atau tidak sangat tergantung pada pengambilan keputusan Scaloni menyoal taktik bermain.
3. Menghindari Cedera
Sebelum menghadapi Timnas Indonesia, Argentina akan lebih dulu menghadapi Australia di China. Situasi saat laga vs Australia tentunya akan menentukan Messi bisa atau tidak bermain di GBK.
Jika terjadi masalah di laga melawan Australia, Messi dan Scaloni tentu tak mau mengambil risiko untuk menghindari cedera.
Faktor ini menjadi hal yang sangat krusial buat para pemain bintang, Messi dan Scaloni tentu tak mau mengambil risiko besar jika harus mengorbankan terjadi cedera hanya di laga persahabatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Akurasi Persebaya Surabaya Buruk Meski Menang, Bernardo Tavares Soroti 20 Tembakan Tanpa Hasil
-
Penerima Beasiswa LPDP Kembalikan Dana ke Negara karena Tak Mengabdi, Per Orang Rp 1-2 Miliar
-
Horor di Tol Kaligawe: 6 Debt Collector Brutal Ditangkap Usai Coba Rampas Mobil Berisi 5 Wanita!
-
Bos LPDP: Anak Pejabat Boleh Terima Beasiswa
-
Jadwal Imsak dan Subuh Surabaya Hari Ini 26 Februari 2026, Cek Panduan Resmi Kemenag
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Soal Dana Hibah Keraton Solo, Kubu PB XIV Purboyo Siap Diaudit BPK
-
Terseret Polemik LPDP, Alyssa Soebandono Bantah Pernah Terima Dana Negara
-
Dari Mangkrak Jadi Berkilau: Kisah Bangkitnya Hotel Mutiara Malioboro, Harapan Baru di Yogyakarta