PURWOKERTO.SUARA.COM, TEGAL - Transformasi digital yang bergerak maju dengan sangat cepat mengubah paradigma ekonomi masyarakat global.
Banyak hal positif yang dibawa dalam tranformasi digital. Di antaranya platform digital yang mempermudah pencapaian tujuan ekonomi.
Untuk itu Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melalui PT Sinar Multi Komunika sebagai mitra menyelenggarakan acara gelar budaya sekaligus sosialisasi literasi digital di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Minggu 28 Mei 2023.
Acara literasi digital ini digelar di lapangan Dukuh Wringin, Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal, Jawa Tengah pada Minggu (28/5/23).
Pada acara kali ini, panitia menghadirkan tiga narasumber, antara lain Fidya Laela Sarie Relawan MAFINDO, waspada dalam penipuan atau hacker di dunia digital dalam paragdigma ekonomi karena transaksi digital saat ini sudah menyasar pasar ekonomi melalui digital tuturnya.
Mokhamad Nasir, Camat Slawi mengimbau masyarakat Slawi umumnya untuk lebih maju dalam menggunakan perangkat digital. Ia mengimbau masyarakat agar bisa menjadi produsen.
"Jangan hanya menjadi konsumen dengan canggihnya tehnologi digital untuk meningkatkan ekonomi melalui ruang digital," ujar dia.
drg Henry Hakim sebagai Key Opinion Leader menyampaikan perlunya peningkatan sumber daya manusia dalam menghadapi tranformasi digital.
Sementara Jhon selaku panitia pelaksana menyampaikan kegiatan di hari kedua ini bertujuan agar masyarakat paham digitalisasi karena mempunyai banyak manfaat untuk pengembangan bisnis dan ekonomi.
Baca Juga: TCL Perkenalkan Deretan Produk Terbaru, Ada TV LED Mini TCL C845 Si Serba Bisa
Di samping itu, digitalisai juga memiliki tantangan yang perlu diatasi.
"Yang pertama, kurangnya literasi digital masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi kita semua," ujar dia.
Kedua negara perlu memastikan kesetaraan dalam literasi digital di antaranya tantangan ekonomi digital seperti keamanan siber, SDM, akses internet dan regulasi yang harus diselesaikan bersama.
Dalam kegiatan sosialisasi lierasi digital kali ini juga diisi dengan pengajian wayang santri oleh Kyai Raden Tunjung SH.
"Semoga dengan terlaksana sosialisaai literasi digital ini bisa membawa dampak positif bagi masyrakat kususnya di Kabupaten Tegal," katanya.***
Berita Terkait
-
Hati-hati Jebakan Aplikasi Kencan Online, Simak Tipsnya
-
Literasi Digital dan Gelar Budaya Kemenkominfo di Tegal: Kenalkan Investasi yang Aman di Ruang Digital
-
Generasi Z Jadi Target Pembelajaran Literasi Digital Tingkatkan Keamanan Siber
-
4 Rekomendasi Cafe Kekinian di Tegal, Suguhkan Menu Menarik dan Nikmat di Lidah
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
Terkini
-
Viral Konten Tak Pantas Guru SD, Ajak ke KUA hingga Suapi Murid Sendiri
-
Hadiah dari Menantu Pengangguran
-
Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian, Pablo Benua: Rawan Politisasi Anggaran
-
Pemain Keturunan Maluku Cedera Parah, Sinyal Batal Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia?
-
Emiten Komponen Otomotif RI Bidik Pasar Ekspor Timur Tengah
-
5 Fakta Suami Kades di Pasuruan Jadi Otak Pembobolan Kantor Desa, Residivis Narkoba!
-
Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas IX Uji Kompetensi Halaman 175
-
Alasan Stok BBM Shell Masih Kosong: ESDM Belum Terbitkan Rekomendasi Impor
-
Gempa Rusak 15 Rumah di Pacitan, BPBD Masih Kumpulkan Data!
-
5 Drama Korea Genre Misteri Tayang Februari 2026, Ada Bloody Flower