PURWOKERTO.SUARA.COM – Ponsel telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari kita. Namun, kecelakaan bisa terjadi, dan salah satu masalah umum yang sering dialami adalah ketika ponsel terendam air.
Ketika hal ini terjadi, tindakan cepat dan tepat sangat penting untuk meminimalkan kerusakan yang mungkin terjadi. Berikut tujuh langkah yang dapat kalian lakukan dalam penanganan awal saat ponsel terendam air.
1. Cabut Segera dari Air
Langkah pertama yang harus kalian lakukan adalah segera mencabut ponsel dari air. Semakin lama ponsel terendam, semakin besar kemungkinan kerusakan yang akan terjadi. Jadi, jangan menunda untuk mengambil tindakan.
2. Matikan Ponsel
Setelah kalian mengeluarkan ponsel dari air, matikan segera. Jangan mencoba menghidupkan ponsel atau menekan tombol-tombolnya, karena ini dapat menyebabkan korsleting dan merusak komponen dalam ponsel.
3. Lepas Baterai (jika dapat dilepas)
Jika ponsel kalian memiliki baterai yang dapat dilepas, segera lepas baterai dari ponsel. Ini adalah langkah penting untuk memutuskan aliran listrik dan mencegah kerusakan lebih lanjut akibat arus yang mengalir dalam ponsel.
4. Keringkan dengan Handuk atau Tisu
Baca Juga: Sebaran Hotel Jamaah Haji Indonesia di Makkah Berdasarkan Provinsi Asal
Setelah baterai dilepas, keringkan ponsel menggunakan handuk atau tisu yang bersih. Usap perlahan untuk menghilangkan kelembaban yang ada pada permukaan ponsel. Pastikan untuk tidak menggosok ponsel terlalu keras, karena hal ini dapat menyebabkan kerusakan fisik.
5. Gunakan Desikan Udara atau Silika Gel
Jika kalian memiliki akses ke desikan udara atau silika gel, gunakan untuk mengeringkan ponsel. Desikan udara dapat membantu menghilangkan kelembaban di dalam ponsel dengan mengalirkannya melalui lubang atau celah-celah kecil.
Silika gel, yang biasanya ditemukan dalam bungkus makanan kering atau kotak penyimpanan, juga dapat menyerap kelembaban. Letakkan ponsel dalam wadah yang berisi silika gel selama beberapa jam atau semalam.
6. Jangan Menggunakan Suhu Panas
Hindari menggunakan sumber panas, seperti pengering rambut, untuk mengeringkan ponsel. Suhu panas yang tinggi dapat merusak komponen internal dan menyebabkan kerusakan yang lebih parah.
7. Coba Nyalakan Setelah Pengeringan
Setelah kalian melakukan langkah-langkah di atas dan ponsel terlihat kering, coba nyalakan. Pasang baterai kembali (jika dapat dilepas) dan hidupkan ponsel. Jika ponsel menyala dan berfungsi seperti biasa, maka mungkin kerusakan minimal.
Namun, jika ponsel tidak menyala atau mengalami masalah lainnya, segera bawa ke layanan teknis yang kompeten untuk perbaikan lebih lanjut.
Penting untuk dicatat bahwa meskipun kalian mengikuti langkah-langkah di atas, tidak ada jaminan bahwa ponsel akan pulih sepenuhnya.
Terendamnya ponsel dalam air dapat menyebabkan kerusakan internal yang serius. Namun, dengan tindakan cepat dan penanganan yang benar, Kalian dapat meningkatkan peluang pemulihan ponsel Kalian.
Untuk mencegah kejadian terendamnya ponsel dalam air di masa mendatang, pastikan untuk menggunakan pelindung air atau casing yang tahan air. Selalu berhati-hati saat menggunakan ponsel di sekitar air dan hindari eksposur yang berlebihan terhadap air.
Pada situasi ketika ponsel terendam air, langkah-langkah penanganan awal yang cepat dan tepat sangat penting untuk meminimalkan kerusakan yang mungkin terjadi.
Ingatlah untuk tetap tenang, ikuti langkah-langkah di atas, dan jika diperlukan, mintalah bantuan dari teknisi yang berpengalaman untuk memperbaiki ponsel kalian.***
Berita Terkait
-
Fitur Tersembunyi Ponsel iPhone yang Jarang Diketahui, Cek 5 Kegunaannya di Sini
-
Pengguna iPhone Wajib Tahu, Begini Enam Cara Menjaga Layar Ponselmu Tetap Awet
-
Pasca Erupsi Merapi, Masyarakat Perlu Mewaspadai Lahar Dingin : Ini 5 Cara Penanganan Awalnya
-
Banjir Bandang yang Jadi Langganan Kota Semarang, Dapat Perhatian dari Pemkot : Begini Solusi Jangka Panjangnya
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Rating Calvin Verdonk dan Aksi Heroik Lille OSC Balikkan Keadaan Lawan Crvena Zvezda di Liga Europa
-
Tangis Ibu Fandi Ramadhan dan Radit Ardiansyah Pecah dalam RDPU Komisi III DPR
-
Cedera Parah 6 Bulan, Donny Warmerdam Kembali Bela PSIM Yogyakarta
-
Joseph Oetomo: Sosok di Balik PT Toba Pulp Lestari, Berapa Porsi Sahamnya?
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Tragedi Rel Kereta: 16 Nyawa Melayang, KAI Ingatkan Bahaya Ngabuburit di Jalur Terlarang
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus Saat Si Nyonya Tua Siapkan Perombakan Skuad Drastis
-
Ariawan Gunadi Tegaskan Gugatan Salah Sasaran dalam Sengketa NCD
-
Nathan Tjoe A On Sering Hangatkan Bangku Cadangan, Tapi Kini Meledak di Willem II
-
Maarten Paes: Jadi Kiper Utama Ajax Terbuka, Saya Harus Asah Kemampuan