PURWOKERTO.SUARA.COM – Kementerian Agama (Kemenag) membentuk “Satuan Operasional” yang terdiri dari tiga satuan tugas sebagai persiapan menyambut puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina).
“Kami telah membentuk sebuah struktur yang kita sebut Satop (Satuan Operasional) Armina. Kita akan bentuk tiga satuan tugas,” kata Subhan Cholid Ketua PPIH Arab Saudi dikutip Antara, Rabu (14/6/2023).
Tiga satuan tugas itu yakni Satgas Arafah untuk daerah kerja Bandara, Satgas Muzdalifah untuk daerah kerja Mekkah, dan Satgas Mina untuk daerah kerja Madinah.
Subhan merinci di setiap satgas akan dibentuk tim adhoc yang masing-masing berjumlah 11 tim. Setiap tim adhoc itu bertugas memberikan layanan kepada seluruh jemaah selama Armina.
Tim adhoc ini, kata Subhan, beranggotakan petugas pelindungan jemaah (linjam), tim “Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jemaah (PKP3JH)”, petugas kesehatan, petugas layanan jemaah lanjut usia (lansia), serta tim bimbingan ibadah.
“Insya Allah kebutuhan layanan kepada jemaah akan kita berikan melalui titik-titik adhoc,” imbuh Subhan.
Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga akan menempatkan sejumlah personel pada 70 maktab yang ditempati para peserta ibadah haji Indonesia.
Mereka bertugas melakukan pengawasan Maktab dalam memberikan layanan akomodasi jemaah. Selain itu, ada juga personil yang akan melakukan pengawasan layanan katering.
“Jemaah akan mendapat layanan katering sebanyak 16 kali makan selama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Layanan ini disiapkan oleh maktab. Kita siapkan tim yang melekat untuk melakukan pengawasan,” kata Subhan.
Baca Juga: Semua Pemain Berkesempatan Diturunkan saat Lawan Palestina
Khusus di Mina, kata Subhan, selain tim adhoc yang ditempatkan pada 11 titik area tenda jemaah, disiapkan juga tim Jamarat (lempar jumrah) pada 10 titik. Rinciannya, sebanyak lima titik pada rute jamarat bagian atas, dan lima titik pada rute jamarat bagian bawah.
“Kita siapkan jalur pengamanan di atas dan bawah. Sebab, rute pergerakan jemaah haji Indonesia dari tenda Mina ke Jamarat yang disiapkan Saudi, bisa melalui jalur atas dan ada potensi juga jamaah melalui jalur bawah. Sehingga di atas lima titik dan bawah lima titik untuk pengamanan,” ujarnya.
Nantunya dari Jamarat menuju tenda di Mina, akan disiapkan delapan pos petugas. Kemudian setiap pos ditempatkan sejumlah personil untuk mengawal jemaah selama perjalanan menuju dan pulang dari Jamarat.
Selain itu, petugas layanan lansia akan ditempatkan di setiap titik. Mereka akan dibekali dengan dengan sejumlah perangkat, termasuk kursi roda dan lainnya.
“InsyaAllah kita akan siapkan lebih 100 kursi roda untuk layanan Armina, utamanya pada fase Mina. Pihak Masyarik juga menginformasikan bahwa mereka akan menyiapkan 15 mobil golf di Mina untuk layanan lansia,” pungkasnya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Klub Super League Wajib Pakai Pelatih Lokal Mulai Musim 2026/2027
-
55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems
-
Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional
-
Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa
-
Cuma Rp2 Jutaan, 3 Tablet 'Spek Dewa' yang Direkomendasikan David GadgetIn
-
Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya