PURWOKERTO.SUARA.COM - Tim peneliti keamanan dari Kaspersky menemukan Trojan jenis baru bernama Fleckpe yang menyerang pengguna Google Play. Trojan tersebut menyebar melalui aplikasi foto editor dan wallpaper yang membuat pengguna berlangganan ke layanan berbayar tanpa disadari.
Dikutip Antara, Senin (05/06/2023), Fleckpe tersebut telah menginfeksi lebih dari 620.000 perangkat di seluruh dunia sejak terdeteksi pada tahun 2022 lalu.
Melihat perkembangannya dari waktu ke waktu, terdapat aplikasi berbahaya yang diunggah ke Google Play Store, yang mungkin tampak jinak pada awalnya.
Peneliti perusahaan telah menemukan setidaknya sebelas aplikasi terinfeksi Fleckpe, yang telah terpasang di lebih dari 620.000 perangkat.
Meskipun aplikasi tersebut telah dihapus dari platform resmi, para pelaku kejahatan kemungkinan akan terus menyebarkan malware ini di aplikasi lain.
Trojan Fleckpe menargetkan pengguna utamanya di Thailand, tetapi ada korban yang ditemukan di beberapa negara seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Polandia.
Trojan Fleckpe terlihat seperti aplikasi yang asli, tetapi sebenarnya berisi “dropper” berbahaya yang dapat mendekripsi dan menjalankan muatan dari aset aplikasi.
Muatan ini membuat koneksi dengan server penyerang dan mengirimkan informasi mengenai perangkat yang terinfeksi, termasuk detail negara dan operator.
Kemudian, trojan akan menyetel layanan berbayar pada perangkat pengguna tanpa persetujuan mereka, yang mengakibatkan korban kehilangan uang.
Baca Juga: Sebelum Armuzna Jemaah Haji Indonesia diminta untuk Jaga Kesehatan : Ada Target Arbain Juga
Menariknya, fungsionalitas aplikasi tetap tidak terpengaruh, dan pengguna dapat terus mengedit foto atau menyetel wallpaper tanpa menyadari bahwa mereka telah dikenai biaya untuk suatu layanan.
Para ahli Kaspersky merekomendasikan agar pengguna berhati-hati dengan aplikasi, bahkan dari pasar resmi seperti Google Play.
Selalu periksa izin apa yang diberikan oleh aplikasi yang terpasang dan instal produk antivirus yang mampu mendeteksi trojan jenis ini di ponsel Anda seperti Kaspersky Premium. Jangan menginstal aplikasi dari sumber pihak ketiga atau perangkat lunak bajakan.
Penting untuk diingat bahwa para penyerang memanfaatkan keinginan orang untuk segala sesuatu yang gratis, dan mereka mengeksploitasi kelemahan ini untuk menyebar malware ke perangkat pengguna.
Jika Trojan terkait terdeteksi di ponsel Anda, segera hapus aplikasi yang terinfeksi dari perangkat Anda, atau nonaktifkan jika sudah diinstal sebelumnya.***
Berita Terkait
-
Panduan Cepat : Begini Cara Menyambungkan Spotify ke CarPlay secara Otomatis di Ponsel iPhone
-
4 Cara Reset HP Xiaomi dengan Mudah, Agar Kinerja Ponselmu Lebih Maksimal
-
Liga 1 Bakal Gunakan Teknologi VAR, PT LIB Sudah Lakukan Hal Ini
-
Pengguna Samsung Merapat, Begini 7 Cara Merawat Ponsel Agar Awet dan Tahan Lama
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus