PURWOKERTO.SUARA.COM - Diabetes tipe dua menjadi masalah kesehatan global yang semakin meningkat. Penyakit ini terkait dengan gaya hidup yang tidak sehat, termasuk pola makan yang buruk dan kurangnya aktivitas fisik.
Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa kebiasaan sederhana seperti jalan cepat dapat memberikan manfaat signifikan dalam menurunkan risiko diabetes tipe dua.
Studi yang dilakukan oleh para peneliti di berbagai negara meneliti hubungan antara jalan cepat dan risiko diabetes tipe dua.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang rajin berjalan cepat memiliki risiko lebih rendah untuk mengembangkan diabetes tipe 2 dibandingkan dengan mereka yang kurang aktif secara fisik.
Apa yang membuat jalan cepat menjadi aktivitas yang efektif dalam menurunkan risiko diabetes tipe dua ? Berikut tiga penjelasan mengenai mekanisme yang mendasari manfaat jalan cepat untuk tubuh manusia.
Pengaruh terhadap berat badan
Jalan cepat dapat membantu mengontrol berat badan atau menurunkan berat badan secara efektif. Berjalan cepat membakar kalori dan meningkatkan metabolisme tubuh, yang pada gilirannya membantu menjaga berat badan yang sehat.
Obesitas adalah faktor risiko utama untuk mengembangkan diabetes tipe 2, dan dengan menjaga berat badan yang sehat, risiko diabetes dapat dikurangi.
Pengaruh terhadap sensitivitas insulin
Baca Juga: Sosok Dibalik Kesuksesan Putri Ariani di Americas Got Talent
Jalan cepat dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Sensitivitas insulin yang baik memungkinkan tubuh untuk menggunakan glukosa dengan lebih efisien, sehingga mengontrol kadar gula darah. Dengan meningkatkan sensitivitas insulin, risiko resistensi insulin yang merupakan ciri khas diabetes tipe 2 dapat dikurangi.
Pengaruh terhadap metabolisme karbohidrat
Jalan cepat dapat memperbaiki metabolisme karbohidrat dalam tubuh. Aktivitas fisik seperti jalan cepat membantu meningkatkan penyerapan glukosa oleh otot, sehingga mengurangi beban pada pankreas untuk memproduksi insulin. Dengan mempertahankan tingkat glukosa darah yang sehat, risiko diabetes tipe 2 dapat ditekan.
Selain itu, jalan cepat juga memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan secara keseluruhan, termasuk peningkatan kesehatan jantung, peningkatan kekuatan otot, dan peningkatan kesejahteraan mental. Dalam hal kebugaran fisik, jalan cepat adalah aktivitas yang rendah risiko, mudah dilakukan, dan tidak memerlukan peralatan khusus. Hal ini menjadikannya pilihan yang ideal bagi individu dari berbagai kelompok usia dan tingkat kebugaran.
Saat mengadopsi kebiasaan jalan cepat untuk mengurangi risiko diabetes tipe dua, penting untuk memiliki konsistensi dan rutinitas yang baik. ***
Berita Terkait
-
1204 Warga Banyumas Berangkat Haji
-
Bawa Skuad Terbaik di Gelaran Singapura Open 2023, Timnas Bulutangkis Indonesai Targetkan Juara
-
Berpeluang Raih Emas Pertama Lewat Para-Bulu Tangkis, Begini Kekuatan Kontingen Indonesia di ASEAN Para Games 2023 Kamboja
-
Tidak Hanya Daging Buahnya, Ini 5 Manfaat Konsumsi Biji Semangka yang Jarang Diketahui Orang
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
BRI Dukung Komunitas Hiking, Burjo Ngegas Gombel Hadirkan Ruang Kolaborasi Positif
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas
-
16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang
-
Waspada! Cuaca Ekstrem Picu Longsor di Sejumlah Titik di Sleman
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Cabai Turun Tajam hingga 10%, Harga Beras Justru Naik Tipis Hari Ini
-
5 Urutan Skincare Pagi dengan Day Cream dan Moisturizer yang Benar
-
Putuskan Cerai, Clara Shinta Heran Suami Malah VCS saat Ekonomi Lagi Susah
-
Tren Baru Gaya Hidup: Kipas Portable dengan Kamera, Hadapi Cuaca Panas Sambil Abadikan Momen