PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Pemasangan tenda Kebumen International Expo (KIE) kini tengah berlangsung di alun-alun Kebumen. Ditargetkan pekerjaan tersebut selesai pada 13 Juni 2023, atau tiga hari sebelum pembukaan KIE pada 17 Juni 2023.
Demikian disampaikan pihak EO KIE Juniadi Prasetyo. Ia menyebut pengerjaan tenda KIE kini sudah 40 persen. Bahkan besok ia yakin sudah mencapai 70 persen. Menurutnya pemasangan tenda sudah sesuai perencanaan.
"Jadi setelah terpasang nanti loading barang baru masuk sekitar tanggal 14. Karena itu kita terus pantau agar pekerjaan ini bisa berjalan lancar,"ujar Juni saat memantau pemasangan tenda, Sabtu 10 Juni 2023.
Stan terbagi menjadi beberapa tipe, yakni VIP, Medium, Small dan kuliner. Untuk penjualan stand saat ini sudah mencapai 92 persen, dan yang tersisa yakni tipe Medium dan Small. Untuk tipe Medium dikenakan tarif Rp15.255.000, Small Rp6.215.000.
"Untuk tipe tersebut masih tersisa sekitar 30 persen," terangnya.
"Alhamdulillah untuk stan VIP dan stand kuliner sudah terjual habis. Begitu juga stand kuliner itu juga sudah habis," tuturnya.
Stand VIP sendiri dikenakan biaya Rp22.600.000 dan kuliner Rp6.215.000. Biaya tersebut sudah termasuk pajak. Untuk ukuran stand, VIP 5x5 m, Medium 5x5 m, Small 3x3 m, Small Kuliner 3x3 m.
Nantinya, stan juga akan selesai dibongkar sebelum lebaran pada Idul Adha. Pihaknya meyakinkan semua rangkaian ini bisa berjalan dengan lancar.
Juni juga berharap dukungan semua pihak untuk mensukseskan acara ini.
Baca Juga: Hitung-hitungan Peluang Inter Milan di Laga Final Liga Champions
Diketahui KIE 2023 akan berlangsung pada 17-24 Juni 2023. Kegiatan tersebut menyediakan 500 stand pameran, dan ditargerkan bisa mendatangan 200.000 pengunjung. KIE pun bakal diramaikan dengan artis-artis Ibu Kota. (Irumacezza)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel