PURWOKERTO.SUARA.COM Pratama Arhan menjadi sorotan media Argentina usia berhasil menyulitkan pertahanan Juara Piala Dunia 2023 melalui lemparan ke dalam pada laga FIFA Matchday Juni lalu. Bek sayap Timnas Indonesia pun mengungkapkan rahasia di balik kemampuannya melakukan lemparan ke dalam jarak jauh yang menjadi senjata mematikan itu.
Pratama Arhan membagikan cerita di balik munculnya kemampuan melemparkan bola ke dalam dengan jarak yang jauh ini. Dia mengungkapkan momen penemuan kemampuan tersebut secara tak sengaja.
Pemain yang kini membela klub Tokyo Verdy Jepang menceritakan awalnya hanya mencoba melakukan lemparan ke dalam dengan jauh saat masih bermain di level sekolah sepak bola (SSB).
“Saya enggak tahu mengapa lemparan ke dalam saya bisa sampai jauh,” kata Pratama Arhan di kanal YouTube Kuy Entertainment.
“Waktu itu pertama kali saya nyoba di turnamen waktu akademi di Purwokerto atau di mana gitu. Waktu itu langsung gol, ya saya coba terus,” lanjutnya.
Kemampuan Pratama Arhan dalam lemparan ke dalam dengan jarak jauh itu terus dimaksimalkan. Bahkan, beberapa kali berusaha diantisipasi tim-tim lawan. Dari lemparan tersebut mampu menciptakan situasi kemelut yang terjadi di depan gawang kerap menyulitkan kiper lawan untuk membaca arah bola.
Saat Pratama Arhan bermain bersama Tokyo Verdy melawan Thespakusatsu Gunma pada gelaran Piala Kaisar 2023, lemparan ke dalam ini sukses membuat pemain lawan melakukan gol bunuh diri.
Aksi lemparan ke dalam mantan punggawa PSIS Semarang ini berhasil merepotkan barisan pertahanan Timnas Argentina, termasuk kiper terbaik dunia, Emiliano Martinez.
Dalam beberapa kesempatan, lemparan Arhan dapat menciptakan peluang di depan gawang Argentina. Salah satunya sukses ditanduk oleh Elkan Baggott yang mengarah ke sudut gawang Argentina.
Baca Juga: Erick Thohir Beberkan Rencana Industrialisasi Sepak Bola Indonesia
Namun, kiper Emi Martinez dengan sigap mampu menghalau bola. Padahal, sebetulnya arah bolanya sudah cukup menyulitkan kiper Aston Villa tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya
-
Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS
-
Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?
-
Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global
-
Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau
-
Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!
-
Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI
-
Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga
-
Asap Tak Punya Paspor, Airlangga Minta Negara ASEAN Tolong RI
-
Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Mahasiswa UIN Jakarta Cium Aroma Intervensi Politik