PURWOKERTO.SUARA.COM – Jawa Tengah memiliki sejarah yang kaya dalam pengembangan sistem transportasi kereta api. Salah satu peninggalan bersejarah yang menjadi saksi bisu perjalanan kereta api dan kini menjadi Museum Kereta Api Ambarawa.
Terletak di Dusun Panjang Kidul, Desa Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, museum ini berjarak 42 Kilometer dari Ibu Kota Jawa Tengah Semarang dan memamerkan koleksi perekeretaapian yang meliputi masa Hindia Belanda hingga masa pra-kemerdekaan RI.
Mengunjungi museum ini adalah sebuah pengalaman yang mengesankan dan memukau bagi para pecinta sejarah dan penggemar kereta api. Museum Kereta Api Ambarawa terletak di area Stasiun Ambarawa yang dibangun pada tahun 1873 oleh pemerintah Hindia Belanda.
Dikutip dari Kanal YouTube Mikael Rinto pada Selasa 27 Juni 2023, bangunan stasiun ini sendiri merupakan contoh arsitektur kolonial Belanda yang masih terawat dengan baik. Ketika masuk ke dalam museum, pengunjung akan segera merasakan atmosfer yang membawa mereka kembali ke masa lalu.
Koleksi museum terdiri dari berbagai jenis kereta api yang dipamerkan di sepanjang jalur rel. Di antara koleksi yang paling menarik adalah lokomotif uap tua yang dipakai pada masa kolonial Belanda.
Lokomotif-lokomotif tersebut dijaga dengan baik dan beberapa di antaranya masih berfungsi dan dapat dioperasikan untuk perjalanan nostalgia. Selain lokomotif, museum ini juga menampilkan berbagai jenis gerbong penumpang dan gerbong barang dari masa lalu.
Setiap gerbong memiliki cerita unik tersendiri, mengingatkan kita akan betapa pentingnya transportasi kereta api dalam perjalanan sejarah Indonesia. Pengunjung dapat melihat bagaimana kondisi dan fasilitas penumpang pada masa itu, serta mendapatkan gambaran tentang bagaimana kereta api menjadi tulang punggung transportasi negara pada masa lalu.
Selama kunjungan, para pengunjung dapat mengikuti tur yang dipandu oleh petugas museum yang berpengetahuan luas tentang sejarah dan fakta menarik mengenai koleksi yang dipamerkan. Mereka juga akan menjelaskan tentang peran penting Stasiun Ambarawa dalam pengembangan sistem kereta api di Indonesia.
Selain itu, museum ini juga memiliki ruang pameran tambahan yang menampilkan koleksi foto, dokumen, dan artefak lainnya yang terkait dengan sejarah kereta api. Pengunjung dapat melihat bagaimana perjalanan kereta api telah memengaruhi kehidupan masyarakat sepanjang waktu.
Baca Juga: SMAN 1 Karangkobar Berjaya di Gladi Widya Banjarnegara 2023
Museum Kereta Api Ambarawa tidak hanya menarik bagi penggemar kereta api dan sejarah, tetapi juga bagi keluarga yang ingin mengenalkan anak-anak mereka dengan sejarah transportasi di Indonesia. Museum ini menawarkan pengalaman yang mendidik dan menghibur sekaligus.
Tentu dengan adanya Museum Kereta Api Ambarawa, pengunjun dapat menghargai dan memahami warisan sejarah kereta api Indonesia. Pengunjung dapat melihat betapa pentingnya peran kereta api dalam perkembangan ekonomi dan sosial negara kita, serta mengenang jejak-jejak sejarah yang telah tertanam dalam rel-rel kereta api.
Bagi siapa pun yang tertarik dengan sejarah dan ingin mengenal lebih dalam tentang transportasi kereta api di Indonesia, Museum Kereta Api Ambarawa adalah tempat yang sempurna untuk mengunjungi. Melalui koleksi yang unik dan pengalaman yang mendalam, museum ini menghidupkan kembali cerita-cerita masa lalu dan memperkaya pemahaman kita tentang sejarah negara kita.***
Berita Terkait
-
Cuma 130 Km dari Kota Semarang, Destinasi Wisata Ini Cocok untuk Libur Lebaran Idul Adha
-
Berjarak 90 Km dari Kota Semarang, Pantai Ini Menyimpan Surga Alam Tersembunyi
-
3 Jam dari Kota Semarang, Pantai Satu Ini Bisa Jadi Jujugan Saat Liburan Idul Adha di Jawa Tengah
-
Cuma 30 Km dari Kota Semarang, Pantai di Pesisir Utara Jawa Ini Selalu Ramai Saat Pagi Hari
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
4 Lipstik untuk Bibir Kering, Bikin Lembap Seharian
-
10 Persen Jalan di DIY Rusak Parah Jelang Lebaran, Polisi Ungkap Titik Paling Berbahaya!
-
Disebut Terima Dana Hibah Keraton Solo, Kubu Tedjowulan: Di mana Letak Kesalahannya?
-
Jadwal Imsakiyah di Jogja pada 27 Februari 2026, Lengkap dengan Waktu Salat
-
Jadwal Imsakiyah dan Waktu Salat di Surakarta 27 Februari 2026: Jangan Sampai Terlambat Sahur!
-
Jadwal Imsak di Semarang 27 Februari 2026: Lengkap dengan Niat Puasa Ramadan!
-
Julian Villa Menggila, Borneo FC Hajar Arema FC 3-1 di Segiri
-
Jadwal Imsak Bukittinggi Hari Ini, Jumat 27 Februari 2026
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung, Sukabumi dan Purwakarta Jumat 27 Februari 2026
-
Jadwal Imsak Blitar Hari Ini, Jumat 27 Februari 2026