PURWOKERTO.SUARA.COM PURBALINGGA - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Purbalingga sudah dilakukan secara online. Ada empat kategori PPDB yang dapat dipilih Calon Peserta Didik (CPD). Keempat kategori tersebut adalah jalur zonasi, prestasi, afirmasi dan perpindahan orang tua.
Tri Gunawan Setyadi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Purbalingga mengatakan, hingga hari kedua ini belum ditemui kendala berarti terkait PPDB khususnya SMP.
Sistem PPDB yang tertuang dalam Permendikbud dipandang sebagai pemerataan dalam bidang pendidikan sehingga sekolah diimbau untuk tidak membuka rombel baru agar tidak terjadi gejolak.
"Ini kan tujuannya untuk pemerataan. Kami himbau agar jangan dulu membuka rombel baru, baik yang di swasta maupun negeri," ujarnya pada Selasa (4/7/2023).
Dindikbud setiap hari memantau pelaksanaan PPDB bahkan menyediakan desk aduan. Komunikasi dengan sekolah juga intens dilakukan untuk meminimalisir potensi masalah di lapangan.
"Kami berkomunikasi dengan sekolah terkait PPDB. Agar potensi masalah bisa diminimalisir," katanya.
Ditemui di lokasi PPDB, ketua panitia PPDB SMP N 2 Kutasari, Suwaryo menjelaskan bahwa pihaknya membantu para orang tua dan CPD untuk mendaftar. Petugas akan membantu memasukkan data CPD ke dalam sistem termasuk memilih sekolah yang diinginkan sehingga tidak ditemui kendala yang berarti.
"Kami bantu memasukkan data-datanya. Sehingga belum ditemui kendala yang berarti. Untuk SMP N 2 Kutasari, zonasinya seperti Karanglewas, Kutasari bagian Timur, Karangbanjar, Munjulluhur," tutupnya.
Baca Juga: Anak di Bawah Umur Kendarai Motor, Tabrak Truk di Kemangkon
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim