PURWOKERTO.SUARA.COM Mengenal jejak Islam di Purbalingga belum lengkap jika tak membahas Masjid Raden Sayyid Kuning. Masjid yang terletak 8,9 KM dari alun-alun ini merupakan Masjid Tertua di Purbalingga. Atau tepatnya berada di Desa Onje, Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga.
Berdasarkan berbagai sumber, masjid Raden Sayyid Kuning didirikan pada tahun 1300 M. Tokoh pendirinya yaitu Syekh Syamsudin yang datang dari Timur Tengah ke Tanah Jawa bersama Syekh Subakir. Syekh Subakir berada di Magelang sedangkan Syekh Syamsudin berada di Purbalingga tepatnya di Desa Onje.
Masjid ini menjadi tonggak penyebaran Islam khususnya di Onje.
Awalnya masjid ini tidak bernama Raden Sayyid Kuning. Nama tersebut diberikan Habib Lutfi dari Pekalongan pada tahun 1986. Semula masjid ini disebut Masjid Tua atau Masjid Kewalian. Kata Raden diambil dari nama maratuanya yaitu Raden Adipati, kata Sayyid diambil dari Sayyidina Muhammad, dan kata Kuning diambil dari nama istrinya Kuning Wati.
Hingga sekarang, beberapa adat istiadat masih dilestarikan di sekitar Masjid Raden Sayyid Kuning. Desa Onje masih menggunakan perhitungan Aboge (Alip-Rebo-Wage), sebutan untuk tahun pertama yaitu tahun Alif.
Perhitungan Aboge biasanya berbeda dengan pemerintah dalam menetapkan hari-hari penting, seperti awal puasa dan lebaran.
Hingga kini kegiatan keagamaan di Masjid Raden Sayyid Kuning berjalan dengan baik. Berbagai kegiatan seperti majelis untuk anak-anak TPQ, kemudian ba’dha maghrib ada majelis untuk remaja-remaja sekaligus madrasah terus berjalan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur
-
Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan