PURWOKERTO.SUARA.COM PURBALINGGA Berjarak 1,7 KM dari alun-alun Purbalingga, gedung Perpustakaan Umum Kabupaten Purbalingga diresmikan oleh Kepala Perpustakaan Nasional RI pada tanggal 9 Maret 2023. Tempat tersebut kini menjadi salah satu pusat pembelajaran dan pengetahuan yang nyaman di Purbalingga.
Gedung Perpustakaan tersebut berada di lahan seluas sekitar 3.115 m². Bangunan berukuran 28x25 meter terdiri dari tiga lantai dengan fasilitas modern yang lengkap untuk kenyamanan pengunjung.
Lantai pertama gedung perpustakaan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, mulai dari ruangan registrasi pengunjung, pembuatan kartu anggota, ruang tunggu, ruang security, ruang laktasi, ruang multimedia, ruang anak, ruang disabilitas, musholla, hingga toilet.
Lantai kedua difungsikan sebagai ruang baca, ruang koleksi, ruang referensi, ruang pojok baca digital, ruang karyawan, dan juga dilengkapi dengan toilet. Sementara lantai ketiga menyediakan ruang pengolahan literasi, ruang audio visual, ruang rapat, ruang baca terbuka (rooftop), dan toilet.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten (Dinarspus) Purbalingga, Sadono mengatakan, guna meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Dinarspus juga memiliki inovasi bernama AJAR PUSTAKA (Ayo Belajar di Perpustakaan).
“Melalui program AJAR PUSTAKA, semua komponen masyarakat dari pelajar, mahasiswa, guru, dosen, pegiat literasi, organisasi masyarakat, organisasi pemuda, organisasi profesi, dunia swasta, pengusaha, dan lainnya diberikan ruang seluas-luasnya untuk belajar di Perpustakaan Umum Kabupaten Purbalingga,” katanya.
Program AJAR PUSTAKA telah memberikan dampak yang positif dalam rangka meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat Purbalingga. Sejak diluncurkan, terjadi peningkatan signifikan jumlah kunjungan ke Perpustakaan Umum Kabupaten Purbalingga.
“Hingga akhir bulan Juni 2023, tercatat sebanyak 18.379 pemustaka yang telah mengunjungi perpustakaan ini. Jika ditambah dengan kegiatan perpustakaan keliling dan e-bangga, jumlah total pemustaka mencapai 23.138 orang. Tidak hanya itu, lebih dari seratus sekolah mulai dari tingkat PAUD, TK, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA juga telah berkunjung ke perpustakaan,” tambahnya.
Perpustakaan Umum Kabupaten Purbalingga juga memberikan pelayanan story telling yang disampaikan oleh petugas kepada para pengunjung, terutama anak-anak dari PAUD/TK/SD. Selain itu, sebagai bagian dari program AJAR PUSTAKA, telah diadakan berbagai kegiatan pelatihan yang mendukung transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.
Baca Juga: Mudahnya Pegawai Koperasi di Kebumen Dapat Suplai Narkoba, Pesan Lewat WA
“Beberapa di antaranya adalah pelatihan menulis puisi, menulis artikel, pemanfaatan limbah, pembuatan kerajinan tangan, dan masih banyak lagi. Kedepan, rencananya akan diselenggarakan kegiatan bedah buku, pameran seni, dan kegiatan lain yang mencerminkan proses belajar yang dilakukan oleh masyarakat,” tambahnya.
Dengan tingginya minat masyarakat mengunjungi Perpustakaan Umum Kabupaten Purbalingga, maka mulai bulan Juli 2023 dibuka layanan pada hari Sabtu. Jadi masyarakat sekarang dapat memanfaatkan Perpustakaan Umum Kabupaten Purbalingga dari hari Senin-Sabtu. Dengan jam pelayanan Senin-Kamis dari pukul 08.00-16.00, Jumat dari pukul 08.00-14.30, dan Sabtu dari pukul 08.00-15.00.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Pernah Dipakai Runner Harian, Sekarang 7 Sepatu Lari Ini Justru Jadi Barang Koleksi Mahal
-
Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha