PURWOKERTO.SUARA.COM – Pj Bupati Banjarnegara Tri Harso Widirahmanto mengungkapkan ada 5 (lima) masalah utama penyebab stunting di Kabupaten Banjarnegara yang harus segera dientaskan.
“Kelimanya yakni cakupan layanan yang masih rendah, pola pengasuhan belum baik, belum optimalnya kapasitas Kader Pembangunan Manusia ( KPM ), Belum semua calon pengantin mendapatkan bimbingan perkawinan dengan materi pencegahan stunting dan tingginya angka perkawinan anak,” ujarnya saat Rembuk stunting bertempat di Pendopo Dipayuda Selasa 11 Juli 2023.
Pj Bupati menjelaskan kunci pencegahan dan percepatan penurunan angka stunting adalah intervensi di 1.000 hari pertama kehidupan.
“Sehingga perhatian kepada ibu hamil dan balita dibawah 2 tahun, baik melalui intervensi gizi spesifik maupun intervensi gizi sensitif perlu terus kita upayakan tanpa meninggalkan intervensi kepada remaja sebagai calon pembentuk keluarga baru,” lanjut Tri Hasto.
Selain itu, penyiapan dan pendampingan 3 bulan pranikah dengan berkonvergensi, bersatu padu, terkoordinasi dan bersama-sama menyasar kelompok sasaran yaitu desa lokus stunting.
Terkait upaya penurunan angka stunting, Pj Bupati Banjarnegara Tri Hasto memberikan apresiasi dan penghargaan kepada berbagai pihak yang telah bersinergi dan berperan serta dalam berbagai kegiatan.
“Saya apresiasi dan ucapkan terima kasih atas inovasi dalam bergerak bersama mengentaskan permasalahan stunting ini,” tegasnya.
Adapun beberapa inovasi tersebut seperti Kopi Kecething (Komunitas Penyuluh Agama Serius Cegah Stunting) dari Kemenag, Oce Oke ( One Clien, One Kader ) dari Dinkes, KKN Tematik dari Baperlitbang, Dasyat ( Dapur Sehat Atasi Stunting dari Dispermades PPKB.
Selain beberapa program diatas, masih banyak lagi inovasi yang terus berupaya melakukan perubahan perilaku masyarakat menuju Pola Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS) ,cegah kawin bocah.
Baca Juga: Konker PGRI Banjarnegara, Guru Diminta Solid dan Rapatkan Barisan
“Semoga melalui kegiatan ini akan tercipta komitmen dari seluruh stakeholder yang hadir sehingga seluruh program dan kegiatan yang telah direncanakan dapat direalisasikan dengan baik,” pungkas Tri Hasto.
Dalam Kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan piagam penghargaan Pj Bupati kepada BAZNAS, Kemenag, PT Geo Dipa Energi, Bank Jateng PT Indonesia Power atas kontribusinya terhadap percepatan penurunan stunting di Kabupaten Banjarnegara.**Alw
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Arab Saudi Cari Jalur Ekspor Minyak Baru, Masa Depan Selat Hormuz Makin Suram karena Perang
-
3 Zodiak yang Diprediksi Sukses Finansial 14 Agustus 2026, Rezeki Makin Lancar
-
4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi
-
Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan