PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Pesta rakyat dalam rangka ngunduh mantu putra sulung Bupati Kebumen, Agantha Pratama Sugianto Samalangu yang menikah dengan Nurul Saraswati membawa keberkahan bagi masyarakat luas. Selain masyarakat umum yang merasa senang mendapat sajian aneka makanan dan hiburan gratis, pedagang kuliner juga kebanjiran pesanan untuk acara ini.
Para pedagang mendapat pesanan dari acara pesta rakyat tersebut. Mereka tampak senang, lantaran produk olahannya dipesan untuk menjadi menu sajian di pesta rakyat yang diadakan di depan halaman Setda Kebumen, Minggu (16/7/2023).
"Rasanya tentu senang bisa ikut meramaikan pesta rakyat di acara ngunduh mantu kemarin. Kebetulan saya dapat pesanan untuk menyediakan nasi penggel di acara pesta rakyat dan ngunduh mantu, alhamdulillah," ujar Ahmad pedagang nasi penggel di Gunungsari, Pejagoan saat ditemui di lokasi, Rabu (19/7/2023).
Ahmad menuturkan, dirinya mendapat pesanan 100 porsi nasi penggel dan sayur penggel sebanyak lima panci ukuran besar untuk disediakan di acara ngunduh mantu.
"Alhamdulillah, bisa ikut meramaikan," ujarnya menambahkan.
Hal yang sama juga dirasakan oleh Darwati, penjual nasi bakar di Desa Pejagoan. Wati sapaan akrabnya juga mendapat pesanan 100 porsi nasi bakar untuk disediakan di acara pesta rakyat. Ia bersyukur hari itu mendapat tambahan pesanan dari Bupati.
"Yang namannya dapat pesanan pasti senang, orang jualan kalau dibeli pasti senang, alhamdulillah acara ngunduh mantu sudah bikin banyak orang senang, pedagang-pedagang pada dapat orderan, bisa membawa kebahagian untuk orang lain," ujar Wati.
Bupati Arif Sugiyanto menegaskan kembali menegaskan biaya acara ngunduh mantu dan pesta rakyat menggunakan uang pribadi.
Hal ini sekaligus membantah tudingan yang menyebut pesanan makanan ke pedagang menggunakan uang Camat.
"Itu tidak benar, Camat hanya mengkoordinir saja, pedagang-pedagang mana saja yang dipesan makanannya untuk pesta rakyat. karena Camat yang tahu wilayah dan masyarakatnya. Pembiayaan dari bupati," ujar Bupati.
Pada pesta rakyat ini Arif melibatkan para pedagang UMKM dan PKL dari semua kecamatan di Kebumen. Ia ingin semua UMKM dari Sadang sampai Rowokele ikut merasakan kebahagiaan.
"Jadi yang bilang dibiayai Camat, itu tidak benar, bisa tanya langsung ke para Camat," ucapnya.
Bupati memastikan pada acara ngunduh mantu ini, pihaknya tidak menerima hadiah atau sumbangan dalam bentuk apapun.
"Jangankan minta makan sama camat, pergantian jabatan pun itu ada tarikan uang. Kalau ada yang tidak suka, ya biarkan saja," ucap Arif.***
Berita Terkait
-
Pengurus Baru PDM Kebumen Dilantik, Bupati Singgung Soal Kontribusi
-
Hanya 15 Km dari Alun-alun Kebumen, Sungai Bedegolan yang Mirip Aare Swiss Maju Lomba Provinsi
-
Baru Bebas Dua Bulan, Residivis di Kebumen Mau Gelar Pesta Sabu, ya Ditangkap Lagi
-
Bayi Lelaki Ditemukan di Teras Rumah Warga Petanahan, Polres Kebumen Jelaskan Hukuman Bagi Orang Tua yang Telantarkan Anak
-
Terkenal Berkat Iklan Cat, Desa Berjarak 13 Km dari Alun-alun Kebumen Ini Punya Pantai Indah
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak