PURWOKERTO.SUARA.COM Selain bisa dijadikan sebagai bumbu masakan, sereh juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat pembersih lantai.
Keinginan untuk memanfaatkan bahan baku dari kebun lokal menginspirasi Tim Penggerak PKK Desa Tlagayasa untuk membuat pembersih lantai dengan bahan baku utama dari sereh.
Desa yang terletak 15 KM dari alun-alun Purbalungga melalui TP PKK mencoba mengembangkan pembersih lantai dengan merk "Bening" ini menawarkan berbagai keunggulan.
"Setelah digunakan, lantainya tidak hanya menjadi sered dan kinclong, tetapi juga mengeluarkan wangi segar sereh, tidak amis dan dibenci serangga," ungkap Ibu Rohyati Ketua Tim Penggerak PKK Desa Tlagayasa saat ditemui dalam acara Roadshow Pemulihan Ekonomi di Desa Talagening Kecamatan Bobotsari, Selasa (25/7/23).
Rohyati menambahkan, selain aroma sereh produk pembersih lantai ini juga mempunyai varian lemon. "Harganya murah, cuma 5000 rupiah untuk kemasan 200 ml," tambahnya.
Tim Penggerak PKK Desa Tlagayasa juga memproduksi tepung bumbu serba guna dengan merek Gunung Slamet, Kecap manis Purnama, dan nasi jagung instan merek Rofidianurr.
Tepung bumbu Gunung Slamet terbuat dari campuran ketumbar, bawang putih, kemiri, dan berbagai bumbu pilihan lainnya yang telah disangrai dengan sempurna. Sehingga menghasilkan cita rasa yang lebih enak dari tepung bumbu lainnya.
"Kecap Purnama bahan utamanya kedelai, laos, dikasih salam juga, Insyaallah rasanya istimewa maknyus. Tepung bumbu Gunung Slamet dijual Rp20.000 per kilogram, kecap Purnama Rp 17.500," jelas Ibu Rohyati sambil tersenyum.
Produk Tim PKK Desa Tlagayasa juga sudah berhasil merambah pasar di luar wilayah seperti Banjarnegara, Tegal dan Pekalongan sehingga bisa meningkatkan perekonomian anggotanya. Rohyati mengklaim produknya aman karena sudah mengantongi izin PIRT dan sertifikat halal dari Pemerintah. Untuk yang berminat dengan Produk UMKM Tim PKK Desa Tlagayasa bisa menghubungi nomor +62 857-0102-1922.
Roadshow Pemulihan Ekonomi di Desa Talagening Kecamatan Bobotsari dihadiri oleh Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Purbalingga Agus Winarno, serta kepala OPD terkait.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Resep Rahasia di Ujung Musim Dingin
-
Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
-
Bantai Yordania 3-0, Garuda Pertiwi Tantang Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup 2026
-
Produk Anyaman RI Masuk Pasar Ekspor Amerika Serikat
-
4 Rekomendasi Rice Cooker Keramik Anti Lengket untuk Nasi Pulen dan Sehat
-
3 Cushion Non Comedogenic Lokal Aman untuk Kulit Gampang Beruntusan dan Jerawat
-
IHR Merdeka Cup dan Sarga Festival Hadir di Sumatera Barat, Rayakan Semangat HUT ke-81 RI
-
Debit Sungai Citarum Menyusut, Alur Sungai Mulai Dipenuhi Sedimentasi dan Sampah
-
KPK Bongkar Modus Jual-Beli Kursi Unsoed: Rektor Beri Akses User ID untuk Loloskan Camaba
-
Pemkot Bandar Lampung Sambut Baik Rencana Guru PPPK Ditarik ke Pusat