PURWOKERTO.SUARA.COM – Kobaran api dari selang gas melon dengan cepat dapat dipadamkan dengan ditutup jari jempol begitu juga wajan yang terbakar dalam hitungan detik dapat dipadamkan dengan kain handuk basah.
Pemandangan tersebut nampak saat puluhan siswa SMAN 1 Sigaluh Banjarnegara mendapatkan sosialisasi teknik pemadaman kebakaran pada Selasa 1 Agustus 2023 dibawah instruktur Damkar Banjarnegara.
Plt Kepala Satpol PP Banjarnegara Purwanto mengatakan, sosialisasi pemadam kebakaran tersebut merupakan salah satu upaya untuk mitigasi atau mencegah terjadinya bencana kebakaran yang akhir-akhir ini kerap terjadi di Banjarnegara.
“Para siswa dibekali teori dan praktik memadamkan api dengan Alat Pemadam Tradisional serta mobil pemadam kebakaran,” ujarnya.
Lebih jauh dia menjelaskan, berbagai teknik pemadaman api dipertontonkan dalam sosialisasi tersebut diantaranya diajak memadamkan api dalam tong yang berkobar membumbung tinggi dengan pipa dari mobil pemadam kebakaran secara berkelompok.
Selain dilatih pemadaman api para siswa juga diajak untuk menaati Perda agar tidak tertangkap oleh aparat Satpol PP.
"Kita ingin para siswa dapat menaati peraturan sehingga dapat menjaga ketertiban sosial, jangan sampai saat jam sekolah malah siswa berkeliaran," lanjutnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Freyana Kusuma mengungkapkan, pelatihan teknik pemadaman api penting dilakukan secara berkala.
"Sarpras penunjang seperti APAR juga mustinya ada satu unit setiap 15 meter persegi bangunan,” ujarnya.
Baca Juga: Lagi, Kebakaran Rumah Terjadi di Banjarnegara
Pihaknya berharap sekolah dapat memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan tersebut dan menjadi hal yang wajib untuk dimiliki.
“Ini penting agar jika terjadi kebakaran ringan atau keadaan darurat dengan cepat dapat cepat teratasi,” lanjutnya.
Semantara itu Kepala SMAN 1 Sigaluh Antono Aribowo melalui Wakasek Humas Heni Purwono berharap sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan dapat bermanfaat bagi guru dan siswa.
"Tidak hanya siswa, para guru juga tadi berlatih pemadaman api,” ujarnya.
Pihaknya menjelaskan, ilmu diberikan nantinya dapat menjadi bekal mitigasi dan dapat mempercepat penanganan jika terjadi kebakaran baik dirumah atau di sekolahan.
“Kedepan pelatihan mitigasi seperti ini wajib dilaksanakan secara rutin, agar warga sekolah tidak gagap saat terjadi bencana dan ancaman lainnya," pungkasnya.**Alw
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ibu dan Balita Tewas Ditabrak Truk Fuso di Lampung Utara
-
12 Promo Skincare Indomaret, Diskon Besar Harga Mulai Rp6 Ribuan
-
Bocoran iPhone 18: Apple Disebut Tunda Peluncuran, Spesifikasi Bakal Dipangkas?
-
Apakah Marina SPF 30 Bisa Bikin Kulit Cerah? Segini Harganya di Indomaret dan Alfamart
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Skandal 'Absen Bodong' Guncang Brebes! 3.000 ASN Terancam Sanksi Berat, Pangkat Bisa Diturunkan
-
Makna di Balik Lagu Sederhana Sheila On 7: Validasi Cerita di Luar Sana Tentang Keseharian Personel
-
6 Jam Pelarian Menantu Sadis: Drama Penangkapan Pembunuh Mertua di Mojokerto
-
Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya
-
Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama WTA 1000 Roma