PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Ratusan siswa kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 3 Purbalingga belajar demokrasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purbalingga, Jumat 11 Agustus 2023. Momen ini merupakan bagian dari materi Proyek Profil Pelajar Pancasila (P5).
Hadir pada kegiatan ini komisioner KPU Purbalingga Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Catur Sigit Prasetyo. Catur mengenalkan kepemiluan sebagai bagian dari proses demokrasi.
Selain sebagai wawasan baru bagi siswa, materi kepemiluan juga menjadi bekal bagi siswa yang dalam waktu dekat akan memiliki hak pilih. Sebab, siswa kelas XI kini berusia antara 16 tahun hingga 17 tahun.
"Kalau sudah 17 tahun, sudah menikah atau sudah pernah menikah maka seseorang sudah punya hak pilih," kata Catur.
Catur juga menyampaikan bagaimana menjadi pemilih yang cerdas. Sebagai pemilih pemula, siswa membutuhkan panduan bagaimana berpartisipasi dalam pemilu.
Menurut Catur ada lima kiat menjadi pemilih cerdas. Pertama, telusuri rekam jejaknya, visi misi dan program kerja. Kedua tidak larut dalam politik uang atau money politics.
Ketiga menjadi pemilih yang berdaulat tanpa intervensi dari pihak manapun. Aktif mengajak orang sekitar untuk menggunakan hak suaranya.
"Kelima menghindari kampanye hitam," ujar dia.
Pada kegiatan ini, Catur membagikan doorprize sehingga siswa aktif berpartisipasi dalam dialog. Doorprize antara lain diberikan kepada siswa yang berani jujur mengakui kesalahan dalam sebuah permainan ice breaking.
"Saya sangat mengapresiasi siswa yang berani jujur. Kalau adek tidak berdiri, mungkin yang lain tidak ikut berdiri mengakui kekeliruannya," kata Catur.***
Berita Terkait
-
Udah Nyobain Tempat Ini Belum? Resto dan Cafe Purbalingga Ini Tawarkan Free Karaoke Jaraknya Dekat D'las Serang hanya 400 Meter
-
Kisah Pendekar Kembar SMK Muhammadiyah 3 Purbalingga, Sukses Raih Juara Kejurnas Tapak Suci di Sumatra Barat
-
PT Angkasa Pura II Bandara Soedirman Kasih Bantuan Rp 50 Juta ke Desa Wisata Selakambang Purbalingga
-
Akses Jalan Penghunung Desa Karangasem ke Adiarsa Dibuka
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Ulasan Film Kupilih Jalur Langit: Kisah Nyata Viral yang Menguras Air Mata
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas