PURWOKERTO.SUARA.COM Jengkol menjadi salah satu makanan favorit sebagian masyarakat. Meskipun memiliki bau yang khas tak membuat orang menghindari makanan satu ini.
Selain itu jengkol juga dikenal memiliki tekstur yang agak keras dan bisa sulit dicerna. Berikut cara merebus jengkol agar empuk yang lebih mudah dicerna.
Merebus jengkol menjadi empuk dapat membatu dalam mengolah hidangan yang lezat dan mudah dicerna.
Berikut cara merebus jengkol agar empuk:
Pemilihan jengkol yang baik
Sebelum merebus jengkol, pilihlah jengkol yang masih segar dan tak terlalu tua. Jengkol muda akan lebih mudah diolah dan lebih cepat empuk.
Perendaman
Sebelum merebus, rendam jengkol dalam air bersih minimal 6-8 jam atau semalaman. Perendaman dapat membantu merenggangkan serat-serat keras jengkol dan membuatnya lebih mudah dimasak.
Perebusan pertama
Setelah direndam dalam waktu yang cukup, masukkan jengkol ke dalam panci dan tutup dengan air bersih. Rebus dalam air mendidih selama k10-15 menit.
Perebusan pertama bertujuan mengurangi kadar zat-zat yang dapat menyebabkan perut kembung.
Pembuangan air pertama
Buang air rebusan pertama dan cuci jengkol dengan air bersih. Ini membantu menghilangkan bau tidak sedap yang biasanya melekat pada jengkol.
Perebusan kedua
Rebus kembali jengkol dengan cara diisi air bersih yang cukup untuk merendam jengkol. Tambahkan sedikit garam ke dalam air untuk memberi rasa pada jengkol.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Ahmad Aswandi Desak Pemkot Segera Sosialisasi PSEL di Kayumanis Lebih Luas: Warga Butuh Kejelasan
-
Semua Klaim Ahmad Dhani Disanggah Dokumen Putusan MA, Termasuk Maia Estianty Selingkuh
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bung Ferry: Mauricio Souza Kecewa Berat
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
Lampung Melesat di Peringkat 2 Sumatera! BI Prediksi Ekonomi Terus Ngegas Hingga Akhir 2026
-
Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel