PURWOKERTO.SUARA.COM - Berkunjung ke Majalengka tidak lengkap tanpa singgah di Jalan Raya KH. Abdul Halim Nomor 146, Kelurahan Majalengka Kulon, Kecamatan Majalengka berjalan 27,5 Km dari Bandara Internasional Kertajati di Kabupaten Majalengka.
Lokasi ini menjadi salah satu pusat perbelanjaan utama di Kota Majalengka yang selalu ramai. Menyediakan beragam kebutuhan dengan lengkap, pusat perbelanjaan ini memiliki tiga lantai yang dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan pengunjung.
Lantai pertama menawarkan beragam produk sembako dan kebutuhan sehari-hari, memberikan pengalaman belanja praktis bagi para pelanggan. Lantai kedua berfokus pada peralatan sepatu, kain, dan variasi produk lainnya, memungkinkan pengunjung untuk menemukan barang-barang dengan berbagai pilihan.
Sementara itu, lantai ketiga menawarkan area bermain anak-anak dan food court yang menarik. Para pengunjung dapat menikmati berbagai makanan yang tersedia di food court, dengan banyak pilihan makanan yang disajikan.
Dikutip dari Kanal YouTube Lailiyah Ahmad pada Minggu 13 Agustus 2023, pusat perbelanjaan ini bernama Yogya Grand Majalengka. Lantai tiga juga dapat menjadi tempat hiburan untuk keluarga dengan area bermain anak-anak yang dirancang untuk memberikan pengalaman yang menyenangkan.
Sebab dengan lokasinya yang strategis dan fasilitas yang beragam, Yogya Grand Majalengka menjadi tujuan yang populer bagi warga setempat dan wisatawan.
Tak hanya sebagai tempat belanja, tetapi juga tempat hiburan dan bersantai untuk semua kalangan. Tentu, mengingat fasilitas yang lengkap dan beragam produk serta layanan yang ditawarkan, tidak mengherankan jika Yogya Grand Majalengka selalu ramai dengan pengunjung.
Keberagaman pilihan produk, kenyamanan berbelanja, serta area hiburan dan makanan yang tersedia di dalamnya menjadikan pusat perbelanjaan ini sebagai tujuan favorit bagi orang-orang yang ingin berbelanja, bersantai, dan menikmati waktu bersama keluarga atau teman-teman.***
Berita Terkait
-
Cuma 19,8 Km dari Bandara Sultan Hasanuddin, Mall Terbesar di Kota Makassar Ini Tawarkan Kemewahan Lengkap dengan Hotel yang Berkelas: Pernah Coba?
-
Sekitar 30,4 Km dari Bandara Internasional Lombok, Pusat Perbelanjaan Terbesar di NTB Ini Selalu Dipadati Pengunjung Wisata: Luasnya Capai 4,8 Ha!
-
Berada di Tepian Sungai Mahakam, Pusat Perbelanjaan Terbesar di Samarinda Ini Mengusung Konsep Family Mall
-
Jaraknya 5,6 Km dari Bandara Wiriadinata, Pusat Perbelanjaan di Tasikmalaya Ini jadi yang Terpopuler di Kota Santri: Punya Desain Modern dan Menarik?
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Lakuer Palembang: Kerajinan Kayu Berlapis Emas yang Dulu dari Istana, Kini Diburu Kolektor Dunia
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi
-
Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama
-
UMR Tinggi, Tapi Kenapa Hidup Tetap Terasa Berat? Catatan Perantau di Batam
-
Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul
-
Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal
-
Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen
-
Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil
-
Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?
-
Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati