PURWOKERTO.SUARA.COM – Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) Kabupaten Banjarnegara dan Provinsi Jawa Tengah siap adakan workshop pemajuan kebudayaan pelestarian babad Banyumas.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bukti keseriusan AGSI Banjarnegara dan Provinsi Jawa Tengah dalam mengangkat Babad Banyumas untuk ditetapkan menjadi Memory of World (MoW).
Perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X Bergas Prakoso Wiharso mengatakan, workshop pemajuan kebudayaan pelestarian Babad Banyumas akan difasilitasi oleh bantuan pemerintah seperti dikatakan saat visitasi ada Sabtu 12 Agustus 2023 di SMAN 1 Sigaluh.
“Visitasi ini sebagai langkah awal, mengkonfirmasi keaslian dokumen-dokumen organisasi dan kesekretariatan,” ujarnya.
Selain itu, agenda tersebut juga untuk menelisik seberapa siap organisasi untuk melaksanakan program yang diajukan dalam proposal workshop pemajuan kebudayaan pelestarian Babad Banyumas.
"Karena harus melalui visitasi, maka pengumuman kelolosan proposal kita tunda sampai 22 Agustus mendatang," lanjut Bergas.
Sementaa itu ketua AGSI Banjarnegara Candra Bahara mengungkapkan pihaknya merencanakan workshop untuk 100 guru di wilayah Barlingmascakeb.
"Ini salah satu ikhtiar kami untuk melestarikan Babad Banyumas yang memiliki ratusan naskah dengan 65 versi,” ujarnya.
Lebih jauh dia menjelaskan, upaya tersebut dilakukan agar para guru dapat menelusuri, membaca, menerjemahkan dan mempublikasikan ulang Babad Banyumas dengan cara yang bisa diterima kaum millennial.
Baca Juga: Pengusaha Banjarnegara Siap Kolaborasi untuk Investasi Padat Karya
“Kami rencananya akan mengundang Prof Sugeng Priyadi, bahkan bukan tidak mungkin kami meminta Prof Peter Carey untuk membantu karena beliau memiliki best practice dalam menjadikan Babad Diponegoro sebagai MoW,” lanjutnya.
Pihaknya berharap proposal workshop pemajuan kebudayaan pelestarian babad Banyumas berhasil lolos sehingga mimpi menjadikan Babad Banyumas sebagai MoW perlahan menjadi kenyataan.**Alw
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Skutik Terlaris New Honda BeAT Makin Mewah Lewat Sentuhan Desain Premium
-
Saat Stigma Menjadi Senjata: Mengapa Label "Demo Bayaran" Bisa Mematikan Demokrasi?
-
Cara Praktis Percantik Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Lewat Produk Diton
-
Ketua DPRD Kota Bogor Hadir Meriahkan HJB ke 544 dengan Gowes Bareng Bogor Hujan Onthel
-
4 Tablet RAM Besar 2 Jutaan Terbaik, Ada yang Dilengkapi Stylus untuk Kerja dan Hiburan
-
IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol
-
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Kolaborasi dengan Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim & Dhuafa
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Investasi Rp339 Triliun, Blok Masela Target Mulai Konstruksi 2027
-
Dibintangi Jenna Ortega, Sony Pictures Rilis Trailer Film Klara and the Sun