PURWOKERTO.SUARA.COM, Kemerdekaan Itu murah dan sederhana, yang mahal perjuangan mempertahankan. Hal tersebut diungkapkan Ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Komisariat Kabupaten Banjarnegara Heni Purwono, Rabu (16/8/2023) malam, pada acara Malam Tirakat HUT RI di RT 2 RW 1 Desa Petambakan Kecamatan Madukara Kabupaten Banjarnegara.
Heni mengungkapkan jika kegiatan kemerdekaan Indonesia kurang lebih sama dengan acara malam tirakat, orang-orang berkumpul dan pada saat itulah Proklamasi dikumandangkan.
"Tapi pasca proklamasilah perjuangan yang sebenarnya dilakukan bangsa ini. Berjuang agar kemerdekaan ini tetap hidup, hingga bahkan harus dibela sampai mati," jelas Ketua Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) Jawa Tengah ini.
Tak hanya nyawa, tambah Heni, harta bangsa Indonesia pun harus terkuras dengan menanggung utang sebagai akibat dari pengakuan kedaulatan RI oleh Kerajaan Belanda.
"Jangan dikira kemerdekaan kita gratis. Kita menanggung hutang Kolonial Belanda sejak 1942 akibat Konferensi Meja Bundar di Den Hag. Jumlahnya tidak main-main, setara 504 triliun rupiah. Maka kalau generasi penerus kita tidak mengisi kemerdekaan dengan baik, tidak bersyukur namanya," tandas Heni.
Desa Petambakan sendiri mengisi perayaan HUT RI dengan aneka lomba. Diantaranya lomba K3 (Kebersihan, Ketertiban dan Keindahan) antar RT.
Kegiatan ini disambut meriah warga dengan mempersolek kampungnya seindah mungkin. Salah satunya RT 01 RW 04 yang menghias halaman rumah warga dengan foto-foto pahlawan dan juga foto keluarga.
Kampung ini juga unik karena memiliki sistem pembuangan berbasis sedekah sampah.
Kepala Desa Petambakan Hery Setyo Pranadi mengungkapkan, kegiatan yang ada di desanya sebagai upaya mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif.
Baca Juga: Upacara HUT RI di Kebumen Pesertanya Petani dan Peternak, Banyak Bantuan Ternak dan Alat Pertanian
"Kita ingin selain hiburan juga ada nilai edukatif dalam perayaan HUT RI ke 78 ini. Saya senang masyarakat antusias menyambut aneka kegiatan yang kami gelar," ujar Hery.
Berita Terkait
-
Jaraknya 174 Km dari Bandara Selari Sei Pakning, Mall di Kabupaten Bengkalis Ini Mewah Bak Istana: Pengunjungnya ke Sini untuk Belanja dan Healing!
-
Perayaan Tasyakuran Warga RT 01 Desa Galuh Purbalingga: Tarian Anak-Anak Jadi Sorotan Utama Mewarnai Malam Kemerdekaan
-
Cuma 12,9 Km dari Bandara Muara Bungo, Pusat Perbelanja Ini Selalu Jadi Rujukan Ibu-ibu di Kabupaten Bungo untuk Belanja: Koleksinya Lengkap Banget
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Bukan Sekadar Konser, Ini 3 Hal Mewah yang Bikin Penonton F4 'FForever' Dimanja Habis-habisan
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran
-
Jangan Datang Setelah Jam 6 Pagi, Rahasia Menemukan Kemeja Mewah Rp50 Ribuan di Pasar Senen
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di GBK: Kenapa Kini Lebih Banyak Dilirik daripada Brand Luar?
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Target Transaksi UMKM Rp1,75 Miliar di Gawe Dayak Singkawang, Mampukah Tercapai?
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas