PURWOKERTO.SUARA.COM - Lebih dari seribu Pramuka penggalang di Kecamatan Mandiraja ikuti Jambore Ranting dalam rangka HUT Pramuka ke 62.
Kegiatan yang digelar di desa Kebakalan pada 2-4 September 2023 tersebut diikuti oleh anggota Pramuka pangkalan SD/MI serta SMP/MTs sederajat.
Camat Mandiraja Anang Sutanto mengatakan, Jambore Ranting diharapkan mampu menjadi sarana perekat persatuan dan persaudaraan antar anggota Pramuka.
"Lewat momentum Jambore ini kami berharap dapat mengobarkan semangat cinta tanah air dan memupuk tali persaudaraan," ujarnya.
Pihaknya juga berharap, Jambore Ranting tersebut juga diharapkan menjadikan wadah serta sarana untuk evaluasi pembinaan Pramuka di pangkalan Gugus Depan masing-masing.
"Kedepan kami juga berharap, Pramuka di Kecamatan Mandiraja terus hidup dan memberikan warna dalam menyokong pendidikan karakter anak bangsa," pungkasnya.
Sementara itu Ketua Kwartir Ranting Pramuka Kecamatan Mandiraja Slamet Purwanto mengatakan, Jambore Ranting tahun ini seakan menjadi pelepas dahaga setelah sekian lama Pramuka di Mandiraja haus berkegiatan.
"Total 1300 peserta larut dalam kegiatan Jambore ini, sekaligus menjadi pertanda bahwa Pramuka Mandiraja semangat berkarya," ujarnya.
Lebih jauh pihaknya menjelaskan, dalam Jambore tersebut terdapat beberapa giat evaluasi, sosialisasi, perlombaan dan bakti sosial.
Baca Juga: SDN 4 Krandegan Banjarnegara Gelar Jambore Gudep Ceria, Yuk Intip Kegiatannya
"Untuk kegiatan yang dilombakan ada PBB, Penjelajahan, Tekpram, Pentas Seni dan Pioneering," lanjut Slamet.
Selain itu, pihaknya menambahkan berbagai lomba tersebut digelar sebagai sarana untuk mengukur serta mengevaluasi proses pembinaan di pangkalan Gugus Depan.
"Kami berharap, kedepan pola pembinaan dan pengembangan Pramuka di Gugus Depan terus berjalan dengan baik dengan berbagai inovasi di era kekinian sesuai tata kelola yang ditentukan," pungkasnya.**Alw
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim