PURWOKERTO.SUARA.COM - Sedikitnya 70 peserta didik dan anggota Pramuka kelas 5 dan 6 SDN 1 Kutabanjarnegara ikuti Persami.
Kegiatan yang digelar pada akhir Agustus kemarin merupakan kali pertama digelar pasca pandemi beberapa waktu lalu.
Pembina Gudep SDN 1 Kutabanjarnegara Dzulfa Annisa Cahyadewi mengatakan, melalui Persami diharapkan dapat membentuk siswa yang berkarakter mandiri, kreatif dan inovatif.
"Anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah terprogram ini dan seakan menjadi antiklimaks setelah beberapa tahun vakum," ujarnya.
Pihaknya menambahkan, berbagai materi diberikan kepada peserta didik yang dipadukan dengan inovasi serta penggunaan tehnologi masa kini.
"Kami gunakan gawai untuk cerdas cermat secara online melalui aplikasi quiziz yang disambut sangat antusias oleh peserta," lanjut Annisa.
Melalui inovasi dan penggunaan perangkat tehnologi tersebut, pihaknya berharap peserta didik tidak bosan dalam mengikuti kegiatan karena selaras dengan era digitalisasi.
Selain itu, prosesi api unggun sebagai pengobar semangat dan penanaman nilai keluhuran serta kedisiplinan juga dapat dilaksanakan dengan penuh khidmat.
"Kami berharap proses pendidikan melalui gerakan Pramuka ini akan terus tepratri dan menjadikan wadah mencetak kader bangsa yang berkualitas," pungkasnya.**Alw
Baca Juga: Bikin Haru, Masyarakat Banjarnegara Antusias Sambut Estafet Tunas Kelapa
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026
-
Gegara Kematian Badak Jawa, Pegiat Satwa Resmi Layangkan Somasi ke Kemenhut dan BTNUK