PURWOKERTO.SUARA.COM- Kasus kebakaran yang terjadi di Gunung Bromo pada Rabu, 9 September lalu ini masih digoreng oleh netizen.
Tak sedikit netizen yang menanyakan kabar dari pasangan yang diduga menyebabkan kebakaran di Bukit Teletubbies Bromo terjadi. Netizen menuntut permintaan maaf dari PMP (26) dan HP (36) yang dijadikan saksi di Kapolres Probolinggo.
Nah berikut rangkuman terjadinya kebakaran di Bukit Teletubbies Bromo akibat foto Pre-wedding yang menggunakan flare.
Kasus ini bermula dari PMP dan juga HP melakukan foto pre-wedding di Bukit Teletubbies Bromo. Kedua pasangan ini dibantu dengan tim dari Wedding Organizer yakni MGG (38), ET (27) dan AR (34) menggunakan flare sebagai properti konsep foto pre-wedding tersebut.
Flare merupakan alat yang digunakan untuk menghasilkan cahaya terang dan warna-warni. Biasanya flare ini digunakan untuk properti dalam acara konser atau pun pesta.
Setelah menggunakan flare sebagai properti foto, diduga percikan api yang timbul dari benda tersebut menyebabkan bukit Teletubbies yang kering karena musim kemarau terbakar.
Akibat hal itu, pihak Kepolisian Probolinggo telah mengamankan lima orang saksi dan tengah menjalankan pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, AP (41) yang merupakan warga Kabupaten Lumajang telah ditetapkan menjadi tersangka.
AP yang merupakan manajer dari wedding organizer PMP dan HP ini tidak memiliki Surat Izin Memasuki Zona Konservasi (Simaksi). Alhasil dirinya telah melanggar aturan dengan pasal 50 Ayat 3 Huruf b Jo Pasal 78 ayat 5 UU nomor 6 tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah pengganti UU RI No.2 tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang dan atau Pasal 188 KUHP dengan ancaman penjara paling lama lima tahun dengan denda paling banyak Rp1,5 miliar. (citra)
Baca Juga: Uji Coba ETLE Drone di Kebumen: Terbang 5 Menit, Puluhan Pelanggar Lalu Lintas Terekam Kamera
Berita Terkait
-
Berjarak 9,2 KM dari Malang Town Square, Wisata Malam Terbaik di Malang Ini Sajikan Keindahan Lampion Warna-warni
-
Berjarak 10 Km dari Universitas Negeri Malang, Wisata Ini Sajikan Suasan Layaknya di Hawai, Banyak Wahana Permainan Air
-
Hanya 9 Km dari Alun-Alun Malang, Wisata Ini Menarik Pengunjung ke Masa Lalu
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Ambisi Rp20 Triliun: Siasat Lampung Ubah Tanah Lada Jadi Raksasa Industri Pangan Sumbagsel
-
Drakor The Trauma Code: Heroes on Call Berpotensi Lanjut Season 2 dan 3, Netflix Buka Suara
-
BI Siapkan Wirausaha Baru dan Jutaan Peluang Kerja lewat Program Transformasi UMKM Nasional
-
Munas dan Konbes NU di Ponpes Al-Falah Ploso Berlangsung Tegang, Aksi Saling Dorong Terjadi
-
Apakah Bedak Tabur Marcks Aman untuk Kulit Berjerawat? Ini Klaim dan Kandungan 3 Variannya
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
-
Skutik Urban Premium hingga Adventure, Indomobil Rilis QT dan Tyranno X di Solo
-
Gejolak Timur Tengah Bikin LNG Mahal, Indonesia Tak Bisa Menghindar
-
Chongqing 1949, Pertunjukan Sejarah Berbalut Teknologi Canggih
-
Turnamen Domino Nasional HGI Digelar di Jakarta, 1.500 Peserta Berebut Hadiah Rp200 Juta