PURWOKERTO.SUARA.COM, GROBOGAN- Musim kemarau saat ini menjadi ujian bagi sebagian petani karena tidak bisa menanam. Kemarau bisa dikatakan musim paceklik bagi sebagian orang. Saat ini, bahkan harga beras melambung tinggi di pasaran, mencapai sekitar Rp 13 ribu sampai Rp 14 ribu perkilogram.
Untung Indonesia punya lahan pertanian yang luas sehingga stok pangan masih tercukupi di masa tanpa tanam. Provinsi Jawa Tengah sendiri pernah mendapat penghargaan sebagai produsen tertinggi di Indonesia tahun 2019 lalu.
Pada tahun itu, Jateng sukses memproduksi padi sebanyak 9.655.653 ton gabah kering giling, atau setara dengan 5.539.448 ton beras.
Penghasil beras terbesar kedua disusul oleh Jawa Timur dengan 9.580.933 ton GKG atau setara 5.496.581 ton beras. Kemudian Jawa Barat sebesar 9.084.957 ton GKG atau setara 5.212.039 ton beras.
Tapi selain menyandang predikat provinsi dengan penghasil beras tertinggi, ada tiga kabupaten di Jawa Tengah yang menyandang status produsen beras tertinggi.
Yang pertama adalah Kabupaten Grobogan, menghasilkan 772.551 ton GKG, disusul Kabupaten Sragen sebesar 766.012 ton GKG, lalu Kabupaten Cilacap sejumlah 699.965 ton GKG.
Kabupaten Grobogan sendiri memiliki areal persawahan luas dengan rata-rata sistem irigasi. Sistem irigasi sawah di Grobogan sebagian bergantung dari Waduk Kedungombo yang terletak di perbatasan Kabupaten Grobogan, Boyolali dan Sragen.
Kontur tanah yang rata membuat lahan di Grobogan cocok untuk usaha pertanian padi. Ditambah sistem pengairan yang cukup sebagai modal utama untuk bercocok tanam padi.
Rata-rata petani di Grobogan juga bercocok tanam padi sehingga wajar jika produksi gabah di daerah tersebut lebih dominan di banding komoditas lain.
Selain pertanian, Grobogan juga punya situs-situs bersejarah hingga menjadi tempat Ki Ageng Sela yang disebut leluhur raja Mataram dimakamkan.
Berita Terkait
-
Cuma 4,1 Km dari Stasiun Solo Kota, Destinasi Wisata Belanja Terbesar di Kota Surakarta Ini Punya Banyak Brand Terkenal: Selalu jadi Favorit Ibu-ibu ?
-
Dua Gadis Beruntung dari Belitung, Terima Beasiswa Penuh Kuliah di Fakultas Kedokteran UMP
-
Truk Guling Tewaskan 5 Orang di Kebumen, Korban Terima Tali Asih
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
-
Berlaku 1 Juli, BBM Jenis Baru B50 Masuk Tahap Evaluasi Akhir
-
Memanas, Proses Pengosongan Lahan Hotel Sultan Diwarnai Aksi Lempar Batu
-
Mandul 10 Laga Beruntun, Cristiano Ronaldo Catat Rapor Merah Saat Portugal Ditahan Kongo
-
Kutukan 24 Tahun Runtuh! 5 Fakta Kemenangan Inggris atas Kroasia di Piala Dunia 2026
-
Abdul Wahid Disebut Berulang Kali Larang Tim Campuri Proyek di PUPR Riau
-
Hat-trick Messi di Piala Dunia 2026, Batas Cristiano, dan Mitos Maradona
-
Bicara Rokok Murah untuk Warga Miskin Anggota DPR PAN Kena Semprot Forum Konsumen
-
Negara Rebut Paksa Lahan GBK dari Swasta, Minta 15 Bangunan Dikosongkan Serentak
-
Vivo X Fold 6 Siap Guncang Pasar HP Lipat, Kamera 200 MP dan Baterai 6.900 mAh Jadi Andalan