PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA- Dengan teknologi Pertanian Cerdas Iklim atau Climate Smart Agriculture (CSA) dari Kementerian Pertanian (Kementan), para petani memperoleh hasil panen yang cukup memuaskan.
Di tengah musim kemarau dan dampak El Nino yang terjadi, Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi bersama petani Desa Kembangan, Kecamatan Bukateja masih bisa melakukan panen padi bersama.
Bupati berharap program CSA yang telah dilaksanakan di Desa Kembangan bisa ditularkan kepada seluruh petani di wilayah Purbalingga. Bupati Tiwi mengklaim, pertanian cerdas iklim ini terbukti mampu membantu para petani untuk mempertahankan produksi padinya.
“Syukur-syukur CSA ini bisa direplikasi di wilayah lain, sehingga petani di Purbalingga memahami manfaat dari program CSA yang semuanya serba efisien,” ujar bupati.
Kepala Dinas Pertanian (Dinpertan) Kabupaten Purbalingga, Mukodam menjelaskan banyak manfaat yang bisa didapatkan oleh petani dari pemanfaatan CSA ini.
Di antaranya, sumbangsih para petani untuk menurunkan emisi gas rumah kaca yang menyebabkan pemanasan global.
“Selain menghemat penggunaan air pada lahan persawahan, teknologi ini juga bisa menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 54,7 persen,” ujar dia.
Dari segi produktivitas, Mukodam mengklaim pemanfaatan teknologi CSA SIMURP juga sukses meningkatkan produksi rata-rata hingga 26 persen. Jika biasanya produksi rata-rata per 1 hektare lahan persawahan menghasilkan 6.48 ton, dengan CSA SIMURP ini produksi rata-ratanya mencapai 8.17 ton/hektare.
Lokasi demplot CSA SIMURP di Kabupaten Purbalingga berada di Kecamatan Bukateja dan Kemangkon dengan luasan total 196 hektare dengan jumlah anggota petani sebanyak 1.660 petani dari 100 kelompok tani.
Baca Juga: Inspirasi dari Mahasiswa Kembar UMP, tak Malu Jualan Nasi Kebuli
Perwakilan dari Badan Penyuluh dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan RI Hasan Latukonsina mengatakan, produktivitas pertanian di Tanah Air akan terancam jika pemerintah tidak segera mengambil langkah antisipasi kemarau panjang dan El Nino yang terjadi.
Melalui program CSA SIMURP ini, pihaknya berhadap produksi dan produktivitas petani di Tanah Air, khususnya di Purbalingga bisa teratasi.
“Purbalingga menjadi salah satu kabupaten yang terpilih di Jawa Tengah sebagai lokasi demplot CSA SIMURP. Semoga program ini bisa dikembangkan dan memberikan kemanfaatan bagi petani Purbalingga,” kata dia.
Gerakan pengamanan dampak El Nino melalui Program SIMURP tersebar 10 provinsi dengan anggaran yang digelontorkan sebesar Rp 79 miliar, dimana sebesar 75 persen dari alokasi anggaran masuk di wilayah Provinsi Jateng.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement