PURWOKERTO.SUARA.COM, BANJARNEGARA- Dieng masih menjadi tujuan favorit para wisatawan dari berbagai penjuru Indonesia.
Dieng yang berada di ketinggian sekitar 2000 mdpl bisa ditempuh dari berbagai rute.
Semua rute jelas menantang, berupa medan pegunungan dan penuh tanjakan. Sempat viral rute baru ke Dieng via Kabupaten Batang atau Pantura.
Rute itu lebih cepat dengan jarak lebih singkat di banding melalui rute lainnya dari arah Pantura, misalnya dibanding melalui Wonosobo atau Banjarnegara.
Rute itu seketika popular karena melalui Tol Kayangan yang sempat viral.
Disebut tol kayangan karena jalan di perbatasan Batang dan Banjarnegara itu mulus dan berada di atas bukit. Melintasi jalan itu serasa berkendara di atas awan.
Keindahan Tol Kayangan, juga singkatnya perjalanan membuat banyak turis nekat menjajal rute itu.
Sayangnya di luar keindahannya, rute itu menjadi jalur neraka bagi para biker. Banyak yang terkaget setelah terlanjur menggunakan jalur itu.
Ibarat maju ke mundur kena, pelintas dilema untuk meneruskan perjalanan atau putar balik karena medan yang menantang.
Baca Juga: Hanya 3,8 Km dari Taman Tegalsari, Pantai Ini Jadi Tujuan Saat Pulang Kerja, Ada Musium TNI
Jalur itu penuh tikungan, tanjakan dan turunan yang sangat curam. Kanan kiri jalan adalah jurang.
Bisa dibayangkan, anda melintas di jalan yang berada di puncak perbukitan tanpa pembatas di pinggirnya. Dengan kontur jalan yang mulus menjadikannya lebih mengerikan.
Sekali lengah, atau ada yang tidak beres pada kendaraan, bisa bernasib celaka. Sudah kerap terjadi kecelakaan di jalur tengkorak itu.
Yang sering dipicu oleh rem blong. Ini karena turunan yang sangat curam. Terutama pada kendaraan berjenis matic yang tidak punya sistem perpindahan gigi. Banyaknya turunan tajam membuat kampas rem cepat habis. Apalagi untuk kendaraan matic, kampas rem bisa lebih boros.
Motor matic paling rawan dan direkomendasikan untuk tidak melintasi jalur ini. Ini pula yang diimbau Kepolisian Batang agar pengendara menghindari rute ke Dieng via Batang sebab risikonya besar.
Jika sampai rem blong, risiko fatalitas lebih besar karena di sisi jalan ada jurang yang curam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
Terkini
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
5 Cara Jaga Silaturahmi Setelah Lebaran via WhatsApp: Tips Praktis Biar Tetap Dekat Meski Jauh
-
Nasib Dean James Ditentukan Hari Ini? Seluruh Klub Eredivisie Gelar Rapat Darurat
-
Transaksi Penjualan Sapi dan Kerbau di Kabupaten Agam Mencapai Rp7,48 Miliar Jelang Lebaran 2026
-
Bawa Genre Beragam, Irene Pamer Vokal di Highlight Medley Album Biggest Fan
-
Moisturizer Emina untuk Umur Berapa? Ini Tips Pemakaian di Setiap Usia
-
Arus Balik Lebaran, KAI Catat 253 Ribu Kursi Masih Tersedia hingga Awal April
-
Bawa Misi Penting, Ini Alasan Persib Bandung ke Jakarta di Tengah Libur Super League
-
Daftar Mobil Hybrid Paling Diminati di Indonesia Februari 2026
-
Jejak Langkah di Kota Tanpa Bayangan