PURWOKERTO.SUARA.COM Kabupaten Tegal memiliki sejumlah taman yang biasa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan. Salah satu taman yang menjadi tujuan masyarakat untuk bersantai terletak di Kota Slawi. Taman ini berlokasi di Jalan Banjaranyar – Tegal, Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal.
Taman Rakyat Slawi Ayu merupakan salah satu ruang terbuka hijau yang digunakan untuk melaksanakan berbagai kegiatan.
Taman Rakyat Slawi atau atau biasa disebut Trasa merupakam alun-alun Kabupaten Tegal. Area ini menjadi pusat kegiatan masyarakat mulai dari bersantai, berolahraga, hingga menggelar berbagai pertunjukkan.
Taman Rakyat Slawi biasa dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk menghabiskan waktu libur bersama keluarga atau sekedar kumpul bareng sahabat.
Menjadi pusat Kabupaten Tegal, taman ini menjadi tujuan masyarakat sekitar untuk bersantai.
Keberadaan Taman Rakyat Slawi menjadi tempat beberapa UMKM untuk membuka lapaknya. Dengan desain yang unik dan menarik, taman ini dapat menampung beberapa UMKM di Tegal. Lokasi ini terbagi menjadi tiga wilayah.
Tak hanya UMKM, taman ini dimanfaatkan para pedagang kaki lima untuk menjual barang dagangannya. Masyarakat yang berolahraga maupun bermain di taman ini tidak terganggu dengan kehadiran UMKM ataupun PKL, lantaran telah dibagi spotnya tersendiri.
Sebagai ruang terbuka hijau, Trasa ramai dikunjungi masyarakat dari pagi, sore hingga malam hari. Pada hari minggu suasana Trasa lebih ramai dengan banyaknya masyarakat yang datang untuk bermain maupun olahraga.
Pengunjung dapat memanfaatkan area tengah yang difungsikan untuk berolahraga dan kegiatan lainnya.
Baca Juga: Ibu di Banyumas Tega Buang Bayi yang Baru Lahir
Area ini cukup luas, pengunjung dapat bermain bola bersama, bermain sepatu roda, atau berlarian ke sana kemari tanpa arah. Taman ini juga dilengkapi beberapa wahana permainan. Untuk menikmatinya, pengunjung dapat menyewa dengam harga yang terjangkau.
Puas berolahraga dan bermain, pengunjung dapat menuju pusat kuliner. Pengunjung juga dapat membeli oleh-oleh khas Kabupaten Tegal.
Tag
Berita Terkait
-
Hanya 3,1 Km dari Alun-alun Kendal, Pusat Perbelanjaan Ini jadi yang Teranyar di Kota Santri: Ada Gedung Bioskopnya!
-
Berjarak 8,2 Km dari Pemandian Air Panas Guci, Wisata Ini Tawarkan Pemandangan Indah, Banyak Wahana Permianan
-
Ombaknya Landai, Pantai Berjarak 2,3 Km dari Taman Tegalsari Cocok untuk Dikunjungi Bersama Anak-anak
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Dikaitkan Pengadaan Program Sekolah Rakyat, Owner Sepatu Lokal Stradenine Tegaskan Tak Terlibat
-
Matheus Cunha Samakan Magis Michael Carrick dengan Sir Alex Ferguson
-
Dipermalukan Nottingham Forest, Chelsea Telan 6 Kekalahan Beruntun
-
'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari
-
5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal
-
Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut
-
5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit
-
Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?
-
Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya