Ranah - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar mencatat ada 1.617 ekor hewan ternak yang terjangkit penyakit mulut dan kulit (PMK).
Ribuan hewan ternak yang terjangkit PMK itu berasal dari 14 kabupaten/kota di Sumbar. Data tersebut berdasarkan hitunggan terakhir pada Jumat (3/6/2022) pukul 00.00 WIB.
Dikutip dari suarasumbar.id pada Sabtu (4/6/2022), bahwa Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar merinci, dari 1.617 hewan terpapar PMK tersebut, 91 ditemukan pada kerbau, 1.526 pada sapi, 2 mati, serta 2 potong paksa.
Data itu menyebutkan bahwa daerah yang terpapar wabah PMK di Sumbar bertambah yaitu Padang Panjang.
Sementara itu, daerah terbanyak hewan yang terpapar PMK di Sumbar adalah Tanah Datar. Total hewan ternak di daerah tersebut yang terpapar PMK ada 321 ekor.
Selain adanya jumlah hewan yang terjangkit PMK meningkat, namun yang dinyatakan sembuh juga naik. Saat ini ada 125 ekor yang sudah sembuh dari sebelumnya hanya 51 ekor.
Berikut rincian data hewan pada kerbau; Agam 31, Padang Pariaman 9, Pariaman 6, Sijunjung 35, Solok 4, Solok Selatan 4, Tanah Datar 2 ekor.
Sementara itu, hewan terjangkit wabah PMK pada sapi ditemukan di Agam 238, Limapuluh Kota 23, Padang 32, Padang Panjang 6, Padang Pariaman 291.
Kemudian, Pariaman 94, Pasaman 42, Pasaman Barat 12, Payakumbuh 140, Sawahlunto 4, Sijunjung 39, Solok 88, Solok Selatan 198, dan Tanah Datar 319 ekor.
Sedangkan hewan ternak yang dinyatakan sembuh terdapat di di Agam 15, Padang 3, Pariaman 18, Payakumbuh 12, Sijunjung 47, dan Solok Selatang 30 ekor.
Selanjutnya, hewan yang potong paksa ditemukan di Solok 2 ekor. Sedangkanhewan mati ditemukan di di Agam 1 dan Solok 1.
Berita Terkait
-
Harga Cabai Turun, Daging Ayam dan Sapi Malah Naik di Pasar Tradisional
-
Ajak Istri dan Anak Kunker Ke New York, Apakah Menteri PU Langgar Aturan Menkeu?
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?
-
Bukan Cuma Soal Injak Kepala Kerbau, Lukas Luwarso Soroti Tokoh di Balik Acara Jokowi di Lampung
-
Semiotika Politik Jokowi: Bukan Sekadar Adat, Injak Kepala Kerbau untuk Serang PDIP?
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
Terkini
-
Budaya Konsumsi Sidang Skripsi: Tradisi atau Beban Mahasiswa?
-
Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara
-
Ulasan Reborn Rookie: Menggugat Makna Kepemimpinan Lewat Fantasi Body Swap
-
Sesumbar Eks Gelandang Timnas Inggris: Kami Akan Pulangkan Lionel Messi!
-
Review Bebek Boedjang Karawang: Sensasi Bebek Jumbo Daging Empuk Rp50 Ribu
-
Apakah Parfum Scarlett Boleh Dipakai Sholat? Pahami Kandungannya
-
Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?
-
Bantah Hoaks Penolakan, Habiburokhman Tegaskan DPR 'Gaspol Pakai Turbo' Bahas RUU Perampasan Aset
-
Sekolah Rakyat Siap Difungsikan, Tumbuhkan Harapan untuk Cetak Generasi Unggul
-
Pemprov Riau Imbau ASN Pria Antar Anaknya ke Sekolah di Hari Pertama