RanahSuara.id - Kasus dugaan pengeroyokan yang melibatkan aktor Iko Uwais memasuki babak baru. Saat ini, penyidik Polres Metro Bekasi Kota menaikkan status kasus tersebut ke tahap penyidikan.
Polres Metro Bekasi Kota pun sudah menemukan dua alat bukti baru. Namun hingga kini penyidik belum menetapkan adanya tersangka.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Ivan Adhitira mengatakan, peningkatan status kasus dugaan pengeroyokan oleh Iko Uwais ini berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan pada Rabu, (22/6/2022).
"Status perkara penganiayaan atau pengeroyokan atas nama pelapor RD sudah kita tingkatkan menjadi penyidikan," ucap Ivan dikutip dari Hops.ID pada Jumat (24/6/2022).
Ivan mengungkapkan, peningkatan status perkara dilakukan setelah polisi menemukan unsur-unsur pidana yang terdapat pada Pasal 170 KUHP dalam proses penyelidikan.
Akan tetapi terang Ivan, penyidik hingga saat ini belum menetapkan adanya tersangka.
"Belum penetapan tersangka, jadi proses penyidikan ini penyidik mengumpulkan alat-alat bukti yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut," bebernya.
Ivan menjelaskan, bahwa peningkatan status perkara kasus dugaan pengeroyokan ini juga ditandai dengan ditemukannya dua alat bukti baru, salah satunya hasil visum.
"Beberapa barang bukti kita amankan seperti surat visum et repertum. Kemudian handphone dari istri korban yang dalam kondisi sudah hancur," tutur Ivan.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Turun Jadi Rp992.000, Buyback Rp122.000 per Gram
Sebelumnya, istri Iko Uwais, Audy Item, yang berada di lokasi kejadian telah diperiksa penyidik Polres Metro Bekasi Kota pada Selasa (21/6/2022) lalu.
Audy menyatakan kepada wartawan bahwa Iko Uwais tidak memiliki niat untuk melakukan penganiayaan seperti yang dituduhkan. Menurut dia, saat itu suaminya hanya membela diri.
"Di sini saya ingin menegaskan bahwa tidak ada yang namanya pengeroyokan atau pemukulan seperti yang dilaporkan dan suami saya pure membela diri karena melihat kakaknya terancam," terangnya.
Kendati demikian, Audy berjanji akan bersikap kooperatif untuk menyelesaikan kasus ini. Ia berharap perkara yang melibatkan Iko Uwais bisa segera selesai dengan baik.
Diketahui sebelumnya, Iko Uwais dilaporkan atas dugaan penganiayaan terhadap seseorang berinisial RR.
Laporan atas dugaan penganiayaan yang dilakukan Iko Uwais terdaftar di Polres Metro Bekasi Kota pada 12 Juni 2021.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Update Daftar Harga Motor Kawasaki Terbaru April 2026, Berapa Banderol Ninja 250?
-
Djordje Jovicic Gemilang, Satria Muda Pertamina Bandung Jungkalkan Rajawali Medan
-
Ilusi Hemat Triliunan Rupiah Lewat WFH: Memangnya Semudah Itu?
-
Pastikan Kondisi Bugar, Julio Cesar Siap Hadapi Semen Padang
-
Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana
-
Erika Carlina Sewa Pawang Hujan di Acara Tedak Siten Putranya: Percaya Enggak Percaya
-
Link Live Streaming PSS Sleman vs Persipal Palu: Peluang Super Elja Nyaman di Puncak
-
5 Moisturizer Lokal Paling Murah di Shopee, Mulai Rp20 Ribuan
-
WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku, DPR Minta Evaluasi Ketat
-
Di Balik Kilau Toko Mas JSR: Ujung Pusaran Emas Ilegal Rp1,3 Triliun yang Digerebek Polda Lampung