RanahSuara.id - Beberapa hari yang lalu viral video tentang seorang pengendara yang tidak diterima ditilang polisi di depan sebuah dealer.
Pengendara motor yang diketahui bernama Andri (29), warga Fajar Baru, Jati Agung, Lampung Selatan ini pun memberikan klarifikasinya terkait kejadian tersebut.
Andri pun meminta maaf atas video penilangan sepeda motor miliknya oleh polisi sehingga viral di media sosial.
Ia mengaku tidak tahu ada orang yang memvideokan dirinya saat ditilang dan diunggah di TikTok hingga viral di media sosial.
"Saya minta maaf dan mengaku salah, karena tidak memakai knalpot sesuai ketentuan," ujar Andri dikutip dari SuaraLampung.id pada Sabtu (25/6/2022).
Sebelumnya, di sebuah akun TikTok disebutkan bahwa motor yang ditilang tersebut baru saja dibeli.
Keterangan dari postingan dari akun TikTok itu dibantah Andri. Ia mengungkapkan bahwa motor jenis Kawasaki ZX250F BE 2142 NCQ, yang dipakainya itu dibeli sudah satu tahunan.
Sementara itu, Kepala Satlantas Polresta Bandar Lampung, AKP M. Rohmawan mengatakan, pihaknya menilang terhadap pengendara tersebut, pada Rabu (22/6/2022) pagi.
Kejadian ini terang Rohmawan berawal ketika anggotanya sedang bertugas berpatroli rutin.
Baca Juga: Tingkat Konsumsi Ikan di Lima Daerah Aceh Masih Rendah, Berikut Daftarnya
"Anggota kami melihat yang bersangkutan, melanggar karena tidak memakai plat sesuai tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB). Pengendara juga memasang knalpot racing, tentu hal itu sudah melanggar," beber Rohmawan.
Melihat itu, tentu anggotanya langsung mencoba memberhentikan pengendara motor tersebut. Meski demikian, tidak ada proses pengejaran seperti yang beredar dan viral di media sosial.
"Karena melakukan pelanggaran, motor tersebut lalu dibawa ke Mapolresta Bandar Lampung," ucapnya.
Sementara knalpot yang digunakan kata Rohmawan, wajib diganti ke knalpot standar pabrikan. Pemilik motor juga sudah menandatangani perjanjian untuk tidak mengulanginya.
Sebelumnya, viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan pengendara yang motornya ditilang oleh polisi. Diduga lokasi penilangan itu berada di depan sebuah dealer.
Dilihat dari akun TikTok @fendimobile775 pada Kamis (23/6/2022), pengendara itu tampak tidak terima motornya ditilang polisi.
Dalam video tersebut terlihat perdebatan petugas kepolisian dengan pria yang belum diketahui namanya.
"Pak ini posisinya masih di dealer bukan di jalan," ujar pria dalam rekaman yang motornya diberhentikan polisi tersebut.
Tampak pada video, petugas berseragam lengkap dengan atribut kepolisian sedang menyita motor Ninja berwarna biru. Sementara itu, plat nomor kendaraan dari motor tersebut belum terpasang,
Selanjutnya polisi itu terlihat berkomunikasi dengan petugas lain melalui radio dua arah atau Handy Talky (HT).
Tidak itu saja, postingan tersebut juga mendapatkan beragam komentar dari warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Tundukkan Garudayaksa 3-2, Batam Prime FC Asuhan Okto Maniani Juara BIFS 2026
-
Investor Butuh Kepastian, 3 Hal Ini Diminta agar Eksplorasi Migas Makin Agresif
-
Sistemik dan Akut, Dosen UGM Bongkar Borok Penanganan Kekerasan Gender yang Hanya Jalan Jika Viral
-
Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong Atasi Karhutla
-
Hanura Desak Prabowo Sanksi Keras Korporasi Nakal Sebabkan Karhutla
-
DSI Bukan Regulator, Ekspor 3 Komoditas Dijamin Tak Akan Ribet
-
Antara Pompa Air yang Haus dan Pangkalan Gas yang Bisu di Tengah Kemarau
-
Dobrak Format Konvensional, Jakal Bookshop Fest 2026 Hadirkan 140 Aktivasi
-
Pembangunan Papua Masih Diiringi Konflik, Sejarawan Pertanyakan: Untuk Siapa?
-
Beli Buku Lebih Murah! Nikmati Diskon 20 Persen di Kinokuniya Pakai BRI