RanahSuara.id - Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syahrial Kamat mengatakan, bahwa pada Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriyah nanti dibutuhkan sebanyak 7.500 ekor sapi kurban
Akan tetapi terang Syahrial, untuk mengantisipasi kekurangan, pihaknya mematok jumlah kebutuhan sapi kurban sebanyak 8 ribu ekor.
Saat ini ungkapnya, yang baru masuk dari luar Kota Padang sebanyak 1.000 ekor sapi. Sedangkan sapi yang sudah dipesan juga akan segera masuk.
"Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan terpenuhi sebanyak kebutuhan," ujar Syahrial dikutip dari Suarasumbar.id, Selasa (5/7/2022).
Sapi yang 1.000 ekor yang sudah masuk ke Kota Padang itu sebutnya, berasal dari berbagai daerah.
Seperti ada yang dari Koto Tangah Agam, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Tanah Datar, Padang Pariaman, dan Bengkulu.
Syahrial mengungkapkan, wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) berpengaruh terhadap ketersediaan hewan ternak kurban di Kota Padang.
Hal tersebut dikarenakan, pemerintah kini memperketat keluar-masuknya hewan kurban di wilayah perbatasan.
"Setiap sapi masuk kini wajib melengkapi syarat administrasi seperti surat keterangan kesehatan hewan (SKKH), serta surat asal hewan," bebernya.
Baca Juga: Denny Siregar Sindir Cara Kelompok Ini Cari Duit: Jenggot Agak Panjang, Bikin Lembaga Donasi
1.000 ekor sapi yang telah masuk itu kata Syahrial, telah memiliki SKKH dan surat asal hewan.
"Nanti kalau ada hewan yang masuk ke Kota Padang, ada laporan langsung dari UPT lalu lintas ternak. Jika seandainya nanti sapi datangnya subuh, kepala UPT akan menyusul ke kandang," tuturnya.
Syahrial menjelaskan, bahwa pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada panitia kurban di masing-masing masjid di Kota Padang soal pemeriksaan sapi kurban.
Sosialisasi tersebut seperti, jika ditemukan keraguan terhadap hewan kurban, panitia bisa langsung melapor kepada pihaknya.
"Kemudian untuk hewan kurban yang datang dari luar itu dilakukan karantina terlebih dahulu selama 14 hari di kandang terpisah dari sapi yang ada," ucapnya.
Sapi-sapi yang datang dari luar terang Syahrial, akan dikarantina kandang penampungan Kota Padang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya
-
Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
RAM 16GB di Harga 4 Jutaan? Intip 5 Laptop Kejutan untuk Lebaran 2026 Ini!
-
Pelabuhan Merak Padat, 75 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera
-
Mudik Lebaran 2026, Skema One Way Nasional Diberlakukan di Tol Trans Jawa
-
Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer
-
Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban