RanahSuara.id - Tersangka kasus pencabulan (sodomi) anak bawah umur di Kabupaten Solok, Sumatra Barat (Sumbar) yang sudah buron selama setahun, MS (29), hingga saat ini belum berhasil ditangkap polisi.
Polres Solok masih terus memburu tersangka yang merupakan pengasuh sebuah pondok pesantren di Kabupaten Solok.
“Kami masih menyelidiki keberadaan tersangka, dia (pelaku) juga telah masuk DPO,” terang Kasat Reskrim Polres Solok, Iptu Rifki Yudha Ersanda, Jumat (8/7/2022).
Rifki mengungkapkan bahwa pihaknya kehilangan jejak setelah tersangka kabur ke luar provinsi. Sebelumnya, tersangka terdeteksi di Jawa Timur hingga Palembang, Sumatra Selatan.
“Kami terus mengumpulkan informasi keberadaan tersangka. Akan kami kejar terus tersangka,” ungkapnya.
Sebelumnya, pencabulan (sodomi) dilakukan tersangka terhadap tiga orang anak laki-laki. Penyidikan kasus ini telah berjalan sejak terungkap pada Juni 2021.
Para korban anak-anak berusia 10-12 tahun. Mereka merupakan anak dari warga di sekitar pondok pesantren tersebut.
Rifki menambahkan, bahwa pencabulan dilakukan tersangka di kamar lantai dua di salah satu gedung di pondok pesantren.
Modus yang dilakukan tersangka untuk membujuk korbannya yaitu dengan bermain game di handphone.
Baca Juga: Wabah PMK, Pemotongan Hewan Kurban di Mataram Dilakukan di Rumah Potong Hewan
“Tersangka membeli tablet, kemudian korban diiming-imingi main game. Perbuatan cabul ini dilakukan di lingkungan pondok pesantren itu,” bebernya. (Irwanda Saputra)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur
-
Sepatu Harry Kane dan Jude Bellingham Dicuri! Polisi Tangkap Dua Pelaku
-
Amalan 1 Muharram yang Dianjurkan Buya Yahya dan Gus Baha, dari Puasa hingga Salat Tasbih
-
Kenapa Dianjurkan Minum Susu Putih Saat Malam 1 Muharram? Ini Makna dan Doanya
-
Car Free Day di Ampera Resmi Dimulai, Mampukah Bertahan atau Sekadar Seremonial?
-
DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Cara Membuat Lilin Darurat saat Mati Lampu, Cukup Pakai Bahan yang Ada di Rumah
-
Permen Karet Jadi Kunci? Cara Ancelotti Hadapi Tekanan Piala Dunia 2026
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?