RanahSuara.id - Pertandingan uji coba antara Semen Padang FC dan Persipura batal digelar di Stadion H Agus Salim, Kota Padang.
Batalnya pertandingan uji coba yang direncakanan digelar pada minggu kedua Agustus itu disebabkan karena tidak ada kesepakatan soal biaya transportasi.
Rencananya uji coba digelar setelah Persipura mengikuti training camp ke Jakarta dan kemudian selanjutnya ke Padang.
“Batal rencana pertandingan dengan Persipura, tetapi lewat surat mereka tidak membahas dengan detail alasanya, alasan batalnya karena mereka tidak bisa memenuhi permintaan kita saja,” ucap CEO Semen Padang FC, Win Bernadino, Kamis (11/8/2022).
Win mengungkapkan, ada sejumlah permintaan dari Persipura, namun satu di antaranya tidak bisa dipenuhi. Yaitu soal biaya transportasi pemain dan rombongan Persipura.
Sementara itu, permintaan lain bisa dipenuhi oleh manajemen Kabau Sirah, seperti penginapan.
“Transportasi mereka dari Papua ke Padang tidak bisa kita penuhi, lumayan besar juga biayanya, itu kalau dari Jayapura ke Padang pulang pergi bisa mencapai Rp10 juta sampai dengan Rp12 juta per orang,” bebernya.
Win menambahkan, pihaknya menginginkan jumlah pemain Persipura yang datang untuk satu tim saja, yaitu sekitar belasan orang untuk mengikuti uji coba.
Akan tetapi, Persipura menginginkan semua pemainnya yang dibawa ke Padang. Hal tersebut tentunya memberatkan manajemen.
Baca Juga: Google Gandeng UMKM, Lebih dari 50 Persen Usaha Bangkit setelah Pandemi
“Wajar saja kita minta itu, soalnya masalah penginapan dan lainnya kita tanggung semua, bayangkan saja kalau ada 30 orang, berapa duit yang dikeluarkan? tidak akan mungkin juga ketutup sama tiket kita,” tuturnya.
Win mengatakan, dengan batalnya pertandingan uji coba melawan Persipura, manajemen Semen Padang FC akan mencari alternatif dengan tim lain.
Targetnya terang Win, pihaknya mencari tim setara yang bermain di Liga 2. Saat ini pihaknya sedang terus menjalin komunikasi dengan tim lain. (Rahmadi)
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ramadan Masa Kini: Mengapa Semakin Sepi?
-
Trailer Children of Heaven Versi Indonesia Dirilis, Ceritanya di Semarang era 80-an
-
Pemerintah Soroti Perlindungan Merek dan Inovasi UMKM Agar Bisa Naik Kelas
-
Xiaomi 17 Ultra vs OPPO Find X9 Pro, Mana Lebih Unggul? Ini Perbandingan Spesifikasinya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU
-
Bos Bulog Jamin Beras yang Diekspor untuk Jamaah Haji Berkualitas Super Premium
-
Gaya Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim Diadu dengan Sherly Tjoanda: Old Money vs OKB
-
Suara Mesin Tik Tengah Malam
-
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Terima Rp5,5 Miliar dari Perusahaan Keluarga
-
Tak Hanya Cari Profit, Bank Mandiri Berkomitmen Jadi Agen Pembangunan