RanahSuara.id - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sudah memutuskan bahwa Liga 2 2022 akan digelar dengan menggunakan format tiga wilayah.
Hal ini sesuai dengan keputusan PSSI Nomor: 3182/UDN/2092/VIII-2022 tanggal 15 Agustus 2022 perihal format kompetisi Liga 2 2022/2023.
Total ada 28 klub peserta Liga 2 2022 dengan rincian grup barat 9 klub, grup tengah 10 klub dan grup timur ada 9 klub.
Sementara itu, Semen Padang FC tergabung dalam grup barat bersama Karo United, Perserang Serang, PSKC Cimahi, Persiraja Banda Aceh, PSDS Deli Serdang, PSMS Medan, PSPS Riau, dan Sriwijaya FC.
Sedangkan di grup tengah ada FC Bekasi City, Persikab Bandung, PSCS Cilacap, Persekat Tegal, Persipa Pati, Persijap Jepara, PSIM Yogyakarta, Nusantara United FC, Persela Lamongan, Gresik United.
Kemudian, di grup timur ada Deltras Sidoarjo, Putra Delta Sidoarjo, Kalteng Putra, Persiba Balikpapan, Sulut United, Babel United Persipal, PSBS Biak, Persewar Waropen, dan Persipura Jayapura.
CEO Semen Padang FC Win Bernadino mengungkapkan bahwa pihak klub sudah mendapatkan pemberitahuan soal pembagian wilayah tersebut.
Pembagian itu terangnya memang sebagian besar berdasarkan letak geografis.
“Intinya semua tim harus kita waspadai, sehingga sudah tahu juga bagaimana gambaran umumnya,” bebernya, Jumat (19/8/2020).
Baca Juga: Shio Hari Ini 20 Agustus 2022: Macan Perlu Bersantai dan Meditasi!
Win menambahkan bahwa pihaknya juga tidak melihat mana tim top, mana yang tidak. Namun semua tim patut diwaspadai. Tim pelatih tidak boleh menganggap remeh salah satu tim lawan tersebut.
“Semua patut kita waspadai siapapun lawannya nanti. Harus total dan serius dalam setiap pertandingan,” harapnya.
Sebelumnya, jelanga Liga 2 2022 dimulai, Semen Padang FC menggelar pertandingan uji coba melawan PSPS Riau di Stadion Haji Agus Salim Padang, Rabu (17/8/2022).
PSPS Riau sendiri satu grup dengan Semen Padang FC di Liga 2 musim ini. Dalam pertandingan uji coba tersebut, Semen Padang FC bermain imbang 0-0 dengan PSPS Riau. (Rahmadi)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi